20120914154245425JAKARTA, TODAY– Seleksi Nasi­onal (Seleknas) tunggal putri mulai dilakukan PBSI di Pelatnas Cipa­yung. Bibit-bibit baru diharapkan terjaring dari seleknas ini.

Seleknas tersebut berlang­sung mulai hari Kamis (26/5/2016) ini sampai dengan Sabtu (28/5) mendatang. Sebanyak lima slot di sektor tunggal putri pelatnas akan diperebutkan para pemain muda yang berasal dari klub-klub besar di Indonesia.

Pada kelompok usia U-19, delapan pemain yang diundang akan memperebutkan tiga po­sisi terbaik untuk menjadi pen­ghuni pelatnas. Sementara di kelompok usia U-17, akan dipilih dua dari delapan peserta.

BACA JUGA :  126 Atlet Kota Bogor Siap Berlaga di POPWIL I Jabar

Peserta dipilih oleh tim Pem­binaan dan Prestasi (Binpres) PBSI ini sendiri didasarkan dari rekomendasi tim Pengemban­gan PBSI, mengacu pada daftar peringkat nasional per 30 De­sember 2015.

“Seleknas tunggal putri ini adalah kebijaksanaan Binpres dan pengurus PBSI khususnya dari arahan Pak Ketua Umum (Gita Wirjawan). Kami memang perlu menambah pemain tung­gal putri karena sektor ini dinilai masih kurang dan juga untuk in­vestasi atlet sebagai legacy kami kepada kepengurusan men­datang,” ujar Kepala Bidang Pembinaan PP PBSI Basri Yusuf.

“Pemilihan atlet di kelas U-19 murni dari hasil pertandin­gan selama selaknas. Kalau yang U-17 bukan dari rangking murni, tetapi juga pengamatan tim pan­elis yang merupakan legenda bulutangkis Indonesia,” tutur Basri dalam rilis pers Tim Hu­mas Dan Social Media PP PBSI.

BACA JUGA :  Raker Kormi Kabupaten Bogor, Akew Minta Pengurus 2024 Keluarkan Ide Proker

Nama-nama mantan peb­ulutangkis handal Indonesia seperti Susy Susanti, Hariyanto Arbi, Ivanna Lie dan Bambang Supriyanto akan menjadi tim panelis yang mengamati talenta-talenta di tunggal putri selama seleknas. Beberapa kriteria pe­nilaian tim panelis adalah po­tensi/bakat atlet kedepannya, motivasi, semangat, dan lain-lain.

(Imam/net)

Bagi Halaman
============================================================
============================================================
============================================================