Terlahir untuk Juara Dunia

a6e2726d-bbb1-4879-b679-c288c37b5af0-1170x780LESMO– Bos Movistar Ya­maha meyakini rekrutan pebalapnya mulai depan, Maverick Vinales mampu menjadi seorang juara du­nia MotoGP bersama tim berlogo garpu tala. Menen­gok kiprah Vinales musim ini yang mampu bersaing dengan pebalap tenar bersama Suzuki Ecstar, memperbesar keyakinan Jarvis.

“Mack (Vinales) baru berusia 21 tahun. Ia sudah pernah men­jadi juara dunia (Moto3 2013), jadi ia tahu apa yang ia butuhkan un­tuk jadi juara. Ia juga bisa meraih titel di premier class. Mac juga selalu menjadi rookie terbaik di tiga kelas balap yang ia geluti. Kami sangat berharap ia bisa menjadi juara dunia ber­sama kami di masa depan,” kata Jarvis, seperti di­lansir RACER, Kamis (26/5/2016).

Jarvis juga mem­beberkan alasan mengapa Vinales memutuskan me­ninggalkan Suzuki, pabrikan yang member­inya jalan untuk tampil di kelas utama. “Alasan Mack bergabung dengan Yamaha adalah karena ia menyadari dominasi tim dan hebatnya (motor) M1 kami. Ia telah menunjukkan skill dan attitude-nya. Ia masih muda dan mau mengam­bil risiko,” tukasnya.

BACA JUGA :  Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen di Indonesia Open 2026, Ini Fakta Menarik Jelang Duel

Rider Masa Depan

Vinales sendiri merasa dirinya merupakan bakal menjadi pebalap masa depan MotoGP bersama joki Repsol Honda, Marc Marquez. Ia yakin dirinya akan menjadi salah satu pen­antang kuat Marquez dalam merebut gelar juara dunia.

Berkat gelar juara dunia Moto3 pada 2013 dan penampilan men­janjikan di MotoGP 2015, Vi­nales mendapat julukan The Next Marquez. Ia pun dinilai akan mengikuti jejak The Baby Alien yang sudah begi­tu fenomenal semen­jak menjuarai g e l a r juara di dua tahun pertamanya mem­balap di MotoGP.

BACA JUGA :  Fajar/Fikri Tantang Wakil Korea di Final Singapore Open 2026

Vinales mengaku senang melihat persaingannya dengan Marquez. Me­lihat apa yang terjadi musim ini, rider asal Spanyol itu percaya diri bisa me­nyaingi Marquez di beberapa musim mendatang.

“Jika hal-hal berjalan terus seperti saat ini, saya piker Marc (Marquez) dan saya akan menjadi pembalap masa de­pan dan pembalap yang benar-benar bersaing hingga akhir balapan,” tu­tur Vinales dilansir Crash, Kamis (26/5/2016).

Sepanjang musim, Vinales me­mang kerap kali bersaing sengit den­gan Marquez. Hingga enam seri ter­lewati, ia baru sekali mengalahkan The Baby Alien, yakni pada GP Pran­cis. Saat itu, Vinales finis di posisi tiga, sedangkan Marquez di posisi 13.

(Rishad/ Net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================