Muspida Kota Bogor menyepakati bahwa seluruh tempat hiburan malam (THM) wajib tutup H-3 ramadan.
Oleh : Abdul Kadir Basalamah
[email protected]
Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, menÂegaskan, seluruh tempat hiburan malam (THM) wajib tutup H-3 ramadan. “Dan diperbolehkan buka kemÂbali H+3 lebaran,†tandasnya.
Politikus Partai Demokrat itu juga menegaskan, pihaknya tidak main-main menindak tegas tempat hiburan malam yang membandel. “Kita akan terbitkan larangan. Jika edaÂran tidak diindahkan, ya pastinya kita tegur,†kata dia.
Usmar meminta seluruh elemen masyarakat di Kota Bogor untuk menjaga kekonÂdusifitas wilayah. “Semua haÂrus ikut menjaga keamanan dan kenyamanan selama buÂlan puasa. Kami mohon semua menjaga toleransi,†kata dia.
Sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Bogor Kota juga berkomitmen akan memantau tempat hiburan malam (THM) di Kota Bogor selama bulan suci ramadan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan agar THM di Kota Bogor tidak beroperasi selama sebulan penuh di bulan Ramadhan.
Kepala Bagian Operasi Polres Bogor Kota, Kompol Prasetyo mengatakan kepada petugas Kepolisian akan berÂpatroli setiap malam dan ruÂtin menggelar operasi untuk memantau THM di Kota Bogor.
Prasetyo kemudian menuÂturkan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan membuat surat edaran berÂsama yang berisi imbauan agar semua pihak dapat mengÂhormati umat Islam yang menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadhan. SuÂrat edaran bersama tersebut nantinya juga akan dibagiÂkan kepada pengelola THM.
Ia mengaku, pihak KepoliÂsian akan mendukung proÂgram Pemkot Bogor, karena kebijakan pemberhentian seÂmentara kegiatan operasional THM memang merupakan weÂwenang dari Pemkot Bogor. NaÂmun, Polres Bogor Kota akan menyiapkan pengamanannya.
“Pemkot Bogor akan segera mengeluarkan surat edaran tersebut, dan jumlah petugas Kepolisian yang diÂsiapkan akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan,†pungkas Prasetyo.
Mantan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bogor TenÂgah ini juga menambahkan, selama bulan Ramadhan akan digelar patroli gabungan yang dilaksanakan setiap hari oleh Polres Bogor Kota beserta Pemkot Bogor dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada saat menjelang sahur.
“Kami akan melihat situÂasi dan kondisi terlebih dulu untuk menentukan teknis mengenai apakah operasi tersebut akan dilakukan seÂtiap hari atau dua hari sekaÂli,†jelas Prasetyo.(Abdul Kadir Basalamah|Yuska)
Bagi Halaman
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















