Messsi_2015_renderBUENOS AIRES– Kontribusi Lionel Messi kepada Barcelona, tak perlu diragukan lagi. Namun, ia selalu saja gagal saat mengena­kan jersey Tim Nasional Argentina. Dua kali membawa Tim Tango ke final turnamen be­sar yang diikuti, Albiceleste selalu kalah.

Pada Piala Dunia 2014 lalu, ia membawa Argentina menembus final, namun saat itu disingkirkan Jerman lewat gol tunggal Mario Goetze. Setahun berselang, giliaran Chile yang mengandaskan mimpi Messi meraih juara bersama negaranya. Saat itu, mereka kalah adu penalti di Final Copa America.

BACA JUGA :  Warga Bogor Waspada Maraknya Pencurian Meteran Air, Tirta Pakuan Minta Pelanggan Lapor

Cuma jadi finalis di dua turnamen besar terakhir jadi mimpi buruk buat Argentina dan juga Lionel Messi. Selain gagal memu­tus puasa gelar juara Argentina selama 23 tahuh, Messi jadi sorotan karena dianggap kembali gagal memberikan kontribusi ter­baik untuk negaranya.

Kesempatan untuk memutus puasa tersebut datang di tengah tahun 2016 ini saat digelar Copa America Centenario. Ar­gentina jadi salah satu unggulan teratas, dan Messi berharap timnya tak cuma menyan­dang status unggulan melainkan juga bisa mewujudkannya dengan jadi juara.

BACA JUGA :  500 Anak Yatim Doakan Jaro Ade Jadi Bupati Bogor 2024

“Sudah lama sekali Argentina tidak memenangi apapun, tim ini sudah sangat dekat di Piala Dunia dan Copa America. Saya pikir kami layak menjadi juara di turnamen besar,” sahut Messi pada Sports Illustrated.

Tergabung di Grup D, Argentina akan bersaing dengan Chile, Panama, dan Bolivia untuk mendapatkan dua tiket ke fase sela­jutnya. Chile akan jadi lawan perdana Argentina dalam laga yang akan dilangsung­kan Selasa (7/6/2016) pagi WIB. (Rishad/ Net)

Bagi Halaman
======================================
======================================
======================================