Tanamlah Pohon Meski Besok Kita Mati

Sebagai sekolah swasta yang di­tunjuk sebagai sekolah rintisan Adi­wiyata, lanjut Asep, SMP YZA memi­liki pengalaman yang kurang baik dalam menanam pohon lantaran sangat sedikit orang yang memiliki kesadaran untuk merawat pohon. ‘’Hari ini kita tanam, besok pohon itu sudah tidak ada lagi,’’ katanya.

Karena itu, lanjut dia, kecintaan dan kesungguhan merawat pohon adalah bagian yang harus terus di­tumbuhkan. ‘’Apa yang dilakukan Bogor Today melalui gerakan Bo­gor Hejo adalah merupakan upaya konkret untuk mengajari masyara­kat menyintai pohon,’’ katanya.

BACA JUGA :  Depok Siapkan Angkot Listrik Wuling Mitra EV untuk Warga

Sebelumnya Alfian Mujani menjelaskan tentang program Bo­gor Hejo, yaitu kegiatan menanam pohon setiap hari. Tujuannya agar kawasan Bogor kembali hijau, sejuk, nyaman dan sehat. ‘’Hal lain yang ingin dicapai adalah ketahanan pan­gan khususnya buah dan terciptanya koridor burung. Pohon buah mem­beri manfaat bagi manusia dan san­gat dicintai burung,’’ katanya.

BACA JUGA :  Mengapa Ada Orang Berambut Keriting? Ilmuwan Ungkap Ini

Lantaran para pelajar SMP YZA sedang mengikuti ujian kenaik­kan kelas, Amel, sapaan Amalia Dian, hanya membagikan empat hadiah kuis pohon kepada tiga pe­lajar dan satu guru. ‘’Mohon maaf hadiah yang kami bawa hanya em­pat karena kami tidak mau meng­ganggu jam ujian kenaikan kelas adik-adik,’’ kata Amel. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================