Mengapa Harus Menjadi Vegan ?

Untitled-9Nia S. Amira
[email protected]

Tetangga saya yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-38 kini sudah tiada setelah terserang stroke se­lama beberapa bulan saja. Teman-teman saya, terutama teman wani­ta sudah banyak yang “terbelit” dengan masalah kegemukan, seb­again organ tubuh membengkak, kolestrol tinggi, mata sering berair dan tubuh sering kesemutan. Jika sudah seperti keadaan tubuh kita, pepatah yang mengatakan ‘’Lebih baik terlambat daripad. a tidak per­nah’’ menjadi motivator kita dalam menjalani hidup selanjutnya. Pepa­tah di atas menggambarkan kesada­ran manusia atas berbagai penyakit serta kematian yang disebabkan pola makan yang tidak sehat.

Kesadaran manusia atas berb­agai penyakit yang dideritanya serta contoh kematian pada usia produk­tif membuat seseorang menjadi leb­ih bijaksana dalam menjalani hidup. Tentu saja setiap oraa ng ingin hid­up lebih lama dan bisa berkeliling dunia sehingga hidup menjadi sem­purna.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Museum Pajajaran Mulai Dibuka Resmi untuk Umum

Yang Mulia Wakil Maharaja Thai­land Somdet Phra Phromsitthi serta para bhiksuwan dan bhiksuwati pun menjalani pola hidup vegan karena mereka seperti sebagian besar umat Buddha di seluruh dunia sangat me­mahami ajaran Buddha yang tidak boleh membunuh sesama mahluk hidup dan mereka juga mengetahui jika makanan yang sehat dan ber­gizi tinggi ada pada buah-buahan segar, kacang-kacangan serta sayur-sayuran yang dimakan secara alami, apa adanya, tanpa sentuhan pera­latan teknologi yang pada akhirnya akan menurunkan mutu makanan itu sendiri. Makan makanan den­gan pola makan Vegan akan mem­peroleh kesehatan, keindahan, dan kebahagiaan.

Saatnya membuat daftar makan­an favorit yang dimakan setiap hari. Apakah kita sanggup melakukan­nya? Jika sadar akan keberlangsun­gan hidup yang lebih sehat dan pan­jang umur, maka kita akan sanggup menghilangkan daging dari daftar makanan favorit kita karena daging merupakan daf­tar paling atas penyebab kanker dan stroke.

BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

Jika ada pendapat yang men­gatakan bahwa pada awalnya ma­nusia merupakan mahluk vegetar­ian melihat susunan gigi dan sistem pencernaan kita yang sama sekali berbeda dengan spesies omnivora, maka susunan gigi dan sistem pencernaan kita hanya cocok makan tumbuhan. Dalam kitab suci juga dit­erangkan bahwa Adam dan Hawa hanya memakan buah buahan, meski yang ini belum ada kajian ilmiahnya.

Seharusnya setiap mahluk V atau Vegan merasa nyaman karena Vegetarian diilustrasikan sebagai gaya hidup yang agung, green dan damai, bahkan bangsa Elf dalam beberapa film layar lebar digam­barkan sebagai bangsa yang paling bijaksana dan berumur panjang karena mereka semua adalah indi­vidu V.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================