Hifdzul Lisan

Untitled-3MULUTMU adalah harimaumu. Itulah un­gkapan yang berlaku di masyarakat, sebuah ungkapan yang menun­jukkan betapa besar akibat yang ditimbul­kan dari suatu ucapan. Seseorang bisa celaka akibat ucapannya send­iri.Terkadang karena asyiknyamengucapkan atau mengatakan ses­uat tanpa kontrol dan sikap mawas diri, ses­eorang bisa terpeleset pada perkataan yang yang menimbulkan fitnah buat dirinya maupun orang lain.

Dalam sebuah hadis diriwayatkan bahwa ada seorang sahabat yang ber­nama Uqbah bin Amir, bertanya kepada Rasulullah, ia berkata: “Ya Rasulullah, apakah keselamatan itu?” Jawab Rasu­lullah, “Tahan lidahmu, lapangkanlah rumahmu, dan menangislah terhadap kesalahanmu.” (HR. Tirmidzi)

Oleh sebab itu, kita harus pandai menjaga lisan dan perkataan jangan sampai menimbulkan fitnah yang meru­gikan diri kita dan siapa pun. Karena perbuatan menjaga lisan dan selalu ber­kata yang baik adalah termasuk salah satu tanda kesempurnaan iman. Rasu­lullah bersabda: ‘Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendak­lah berkata yang baik atau diam.’(HR. Bukhari-Muslim)

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

Sebagai muslim, kita pun me­nyadari bahwa seluruh perbuatan dan perkataan kita kelak akan dipertang­gungjawabkan di hari kiamat. Tidak ada satupun perkataan yang luput dari per­tanggungjawaban di hadapan Allah swt. Allah swt berfirman : ‘Pada hari ketika lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap yang dahulu mereka kerjakan.’ (QS. An-Nur:23)

Karena besarnya bahaya lisan jika dibiarkan lepas tanpa penjagaan, maka seluruh anggota badan memperingat­kan kepadanya agar bertakwa kepada Allah swt. Sebab jika lisan senantiasa bertakwa dan terhindar dari perkataan buruk dan maksiat, maka seluruh ang­gota tubuh lainnya akan istiqamah dalam bertakwa kepada Allah swt. Se­baliknya jika lisan tidak bertakwa dan selalu berkata maksiat, maka anggota badan lainnya pun akan melakukan hal yang sama.

BACA JUGA :  Lari Pagi atau Lari Sore, Mana yang Lebih Baik? Ini Perbedaan Manfaatnya untuk Tubuh

Rasulullah bersabda : ‘Apabila anak Adam memasuki waktu pagi, maka sesungguhnya seluruh anggota badan mengingatkan kepada lisan, seraya ner­kata: ‘ Bertakwalah kepada Allah terha­dap kami. Sebab kami ada berada dalam dirimu. Bila kamu istiqamah, kamipun istiqamah pula. Dan jika kamu bengkok, maka kamipun bengkok pula.’ (HR. Tir­midzi)

Dalam kitab Durratun Nashihin juga diriwayatkan bahwa Rasulullah bersab­da: ‘Surga rindu terhadap empat golon­gan, yaitu orang yang gemar membaca alquran, orang yang menjaga lisan, orang yang memberi makanan kepada yang lapar dan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.’

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================