Mengasah Motorik dan Emosi Melalui Seni Tari

Untitled-17SIAPA bilang Sanggar Tari hanya bergerak di bidang seni tari saja? Setidaknya hal itu yang ada di Sanggar Tari Rejeki, Cimanggu, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, yang sarat dengan prestasi di bidang seni tari (line dance). Para ibu-ibu muda ini tidak hanya mahir menari tarian tradisional yang mengangkat budaya daerah Sunda, tetapi juga piawai ber-langkah dansa tarian yang menggunakan lagu-lagu dari seluruh pelosok nusantara seperti Manuk Dadali, Kicir-kicir, Rambadia dan sebagainya.

Oleh : Latifa Fitria
[email protected]

BACA JUGA :  6 Strategi Mendekati Calon Promotor untuk Lolos Beasiswa PMDSU

Selama bulan Ramadhan, walaupun berpuasa, ibu-ibu ini tetap melakukan latihan dansa seminggu tiga kali guna menjaga kebuga­ran tubuh, mencegah pikun dini, menyehatkan jasmani dan rohani serta mengasah otak kiri, otak kanan, motorik dan emosi.

Selain itu bulan puasa diisi juga dengan kegiatan sosial sep­erti pengajian, donor darah, san­tunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa, seperti yang dilakukan pada hari Minggu dan Senin kemarin bertempat di Sanggar Rejeki Cimanggu yang melibatkan 25 anak yatim piatu perwakilan dari warga sekitar.

BACA JUGA :  PERAN AKIDAH DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIM

Dalam kesempatan buka pua­sa bersama dengan anak-anak yatim piatu, Riny Kusumawati Ketua Sanggar Tari Rejeki me­nyampaikan bahwa sebagai kaum perempuan harus mampu menjaga keseimbangan antara tuntutan sebagai ibu rumah tangga, pekerjaan, keluarga, ma­syarakat dan lingkungan serta harus memiliki kepedulian sosial terhadap sesama manusia yang sedang membutuhkan uluran tangan.

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================