
“Motor impian saya itu (Harley-Davidson) Fat Boy sama V-Rod. Cuma waktu itu belum ada budgetnya. Sekarang udah ada budgetnya ternyata Mabua tutup. Jadi saya lihat Ducati mewakili motor impian saya. Saya pengin Fat Boy, saya pengin V-Rod semua ada di sini,†ujarnya.
Emannuel suka motor Ducati xDiavel ini kaÂrena sesuai karakter dirinya. Sebab, dia lebih suka bermotor santai.
“Saya kan enggak suka ngebut-ngebut, saya suka easy ride. Ini merefleksikan karakter saya banget. Saya merasa orang paling ganteng sendiri di jalan. Terus enggak capai. Saya itu ada motor-motor sport kayak Ducati 795 MonÂster, setiap habis naik itu leher, pinggang itu sakit. Tapi pakai ini benar-benar enak banget,†ucap pria yang berencana membuat usaha proÂduction house bersama istrinya itu.
“Waktu saya lihat Ducati xDiavel ini di meÂdia, saya tanya ke marketingnya harganya beÂrapa, dia bilang Rp 900 juta kurang. Saya pikir ngapain beli motor harganya sampai hampir Rp 1 miliar. Mending saya beli Alphard atau Vellfire sekalian. Tapi begitu saya test drive, enggak peduli harganya berapa. Ini tadi Rp 878 juta atau Rp 879 juta gitu, on the road,†akuÂnya. (NET)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















