Tenjo-Parung Panjang Berubah Wajah

Untitled-10CIBINONG, TODAY-Pemerintah Kabupaten Bo­gor baru saja menandata­ngi MoU untuk menjadikan Wilayah Kecamatan Tenjo dan Parung Panjang seba­gai bagian dari Kota Baru Publik Maja guna men­dukung program satu juta rumah yang dicanangkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Bupati Bogor menga­takan, MoU ditandatangai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bo­gor, Syarifah Sofiah, Rabu (29/6/2016) yang akan memperindah daerah per­batasan. Bahkan konsepn­ya seperti BSD Tangerang atau Sentul City.

“MoU itu awal dari upaya percepatan. Intinya, itu untuk mengakomodasi transportasi di wilayah perbatasan. Insha Allah bakal bagus batas wilayah di utara Kabupaten Bogor itu,” kata Nurhayanti ke­pada Bogor Today, Rabu (29/6/2016).

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Mural Bergambar Pahlawan Nasional di Jalur Jayanti–Bojong Koneng

Luas area Kota Baru Publik Maja secara kes­eluruhan mencapai 10.900 hektare. Jumlah itu belum termasuk wilayah Kecama­tan Parung Panjang yang mencapai 8.276 hektare. Jika dikalkulasi, luasannya mencapai 19.176 hektare atau 4,5 kali lipat luas Kota Cimahi.

Luas 10.900 hektare ter­diri dari Kecamatan Cisoka dan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, 2.650 hektare. Kecamatan Tenjo 3.000 hektare dan Kecamatan Maja, Lebak 5.250 hektare.

BACA JUGA :  Peringati HJB ke-544, Gedung DPRD Kota Bogor Jadi Magnet Aksi Sosial Donor Darah

Selain mengakomodir transportasi, Kota Baru ini dibangun untuk men­jawab kebutuhan rumah di wilayah perbatasan kedua provinsi, Jawa Barat dan Banten. Rencananya, di kota baru ini akan disedia­kan pula rumah bersubsidi dengan konsep pengem­bangan kawasan berim­bang (1:2:3) atau satu ru­mah mewah, dua rumah menengah dan tiga rumah untuk Masyarakat Berpeng­hasilan Rendah (MBR). (Ri­shad Noviansyah)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================