
“Kami masih terus mematangkan program ini. MuÂlai dari format turnamen, jumlah peserta, tempat dan waktu pelaksanaan serta hal-hal lainnya,†jelas Acik.
Surabaya sebagai ibu kota Jatim justru tak masuk sebagai kandidat tuan rumah. “Kami pertimbangkan untuk kembali menggelar turnamen di luar Kota SuraÂbaya. Dengan harapan sepakbola wanita bisa diterima dan didukung oleh masyarakat Jatim,†pungkasnya. (Imam/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















