Pjanic Ingin Seperti Zidane

Juventus adalah kampiun Serie A dalam lima musim terakhir dan pemenang dua edisi terakhir Coppa Italia. Mereka juga tengah berusaha keras untuk menjuarai Liga Champions setelah terakhir kali berjaya pada 1996..

“Hal paling penting adalah mempertah­ankan trofi-trofi yang kami menangi musim lalu. Tentu saja tim, klub seperti Juve, selalu ingin memenangi segalanya. Setiap lawan yang kami hadapi, baik di Liga Champi­

ons, liga, maupun Coppa, kami ingin menang,” tambahnya.

“Target-target kami akan selalu jadi target-target yang paling tinggi. Prioritasnya tentu saja meraih scudetto dan menuliskan sejarah. Enam scudetto secara beruntun akan menjadi hal bagus dan saya berharap bisa membantu Juve mempertahankan scu­detto,” katanya seperti dikutip Football Italia.

BACA JUGA :  Jalur Cepat Tegar Beriman Ditutup Malam Ini, Warga Diminta Cari Rute Alternatif

Di kubu Roma, allenatore Luciano Spalletti mengaku bakal sulit mencari pengganti Pjanic.

Roma – Kepergian Miralem Pjanic ke Juventus diakui Luciano Spalletti sebagai sebuah pukulan. Spalletti mengatakan, tidak akan mudah mencari pengganti Pjanic. “Mencari pengganti Mi­ralem bakal sulit. Dia punya kualitas dan cara dia mengambil keputusan juga bagus. Namun demikian, target kami tetaplah bersaing dengan Juventus dan tim-tim papan atas lainnya,” kata Spalletti seperti dilansir Soccerway.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Sejauh ini, Roma baru mempermanenkan Antonio Rudiger dan Stephan El Shaarawy. Pemain lainnya yang juga sudah di­datangkan adalah Alisson (kiper), Umar Sadiq (pemain depan), Nura Abdullahi (bek), dan Norbert Gyomber (bek). Nama-nama tersebut, kecuali Alisson, juga dipermanenkan status peminja­mannya. (Rishad/Net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================