
Suhardi mengatakan, dirinya akan terus melanjutkan program yang telah ditetapkan oleh Kepala BNPT sebelumnya, Jenderal Tito Karnavian, yang kini menjadi KaÂpolri. “Apa pun juga yang sudah Pak Tito bangun akan kami lanjutkan. Tentunya juga untuk kebaikan kita bersama,†katanya.
Suhardi juga mengatakan, dirinÂya akan menyentuh semua struktur baik formal maupun informal untuk membangun suatu komunikasi yang baik. “Sehingga betul-betul kita puÂnya daya tahan terhadap pemikiran-pemikiran konsep radikal,†katanya.
Suhardi mengatakan, terorisme ini terkait dengan masalah ideologi. Tidak mudah untuk mengubah peÂmikiran orang yang sudah terdokÂtrin radikalisasi. Namun, dia yakin masalah itu bisa terselesaikan denÂgan cara pendekatan kepada LSM, ormas hingga pemuka agama. “Kita akan mengedepankan konsep deraÂdikalisasi dan juga anti radikalisasi. Deradikalisasi adalah untuk orang-orang yang sudah bermuatan sepÂerti itu.Tapi kalau antiradikalisasi untuk orang-orang yang belum tersentuh. Kita akan maksimalkan itu,†katanya.
“Kita akan rangkul semua, terÂmasuk LSM, ormas yang punya potensi, termasuk pemimpin koÂmunitas agama pun kita akan libatÂkan untuk itu. Sehingga betul-betul ditanggung jawab nasional kita buatkan. Leading sectornya ada di BNPT,†katanya.
Apakah deradikalisasi ini juga berlaku bagi keluarga teroris? “Itu juga termasuk sasaran. Selama ini kan mungkin termarjinalkan,†tanÂdasnya.
Suhardi Alius lahir di JakarÂta, 10 Mei 1962. Ia pernah menjabat Kapolda Jawa Barat, Sekretaris UtaÂma Lemhannas menggantikan Boy Salamuddin, sejak 16 Januari 2015. Sebelumnya ia pernah menjabat seÂbagai Kepala Badan Reserse KrimiÂnal (Kabareskrim) Polri sejak tangÂgal 24 November 2013 hingga 16 Januari 2015 menggantikan KomÂjen Pol. Sutarman yang terpilih menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).
Sebelum diangkat sebagai KabÂareskrim, Suhardi menjabat KeÂpala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, lalu Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Pol.Tubagus Anis Angkawijaya sejak Juni 2013 hingga November 2013.
Seiring penunjukkannya sebagai Kabareskrim, Suhardi kini menjadi angkatan 1985 pertama yang sudah mampu menembus pangkat jenderÂal bintang tiga.
(Yuska Apitya Aji/ed:Mina)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















