
Dalam pertemuan sebelumnya, diakui Djadjang Persib sulit menang lawan Semen Padang. Tapi, sekali lagi dia enggan melihat ke belakang. Pelatih asal Majalengka ini akan mengacuhkan statistik buruk kontra Semen Padang.
“Saya tak melihat hasil-hasil yang lalu. Saya tak akan percaya statistik buruk. Buktinya saat lawan Persipura kemarin kami berhasil menang padahal sebelumnya selalu kalah di sana (Papua,red). Kini hal serupa dialami saat lawan Semen Padang. Kami sulit menang lawan mereka dan saatnya Persib untuk kembali mematahkan statistik buÂruk tersebut,†jelasnya.
Djadjang menilai Padang saat ini sedang berada dalam trend posiÂtif. Apalagi saat main di kandang mereka selalu sulit dikalahkan.
“Semen Padang itu tim yang jago kandang. Tim-tim yang bertandang ke sana saya lihat belum ada yang menuai hasil bagus. Termasuk PersÂib saat ISL musim 2014, belum perÂnah menang lawan Semen Padang. Tapi sekali lagi saya tidak mau meÂlihat masa lalu,†jelas Djanur.
Seperti diketahui pada ISC 2014 lalu, Persib dua kali menuai kekalahÂan atas Semen Padang kandang dan tandang. Seperti pada 16 Februari 2014, Persib takluk 1-2, dan di partai tandang 15 Agustus 2014, Persib meÂnyerah 1-3 di Padang. (Imam/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















