Bekali Anak Perlindungan Diri

Perlindungan diri juga bu­kan melulu dengan bela diri, tapi juga cara untuk meng­hindarkan diri dari situasi yang rentan pencabulan. “Misalnya jangan jalan di tempat yang sepi. Untuk anak-anak memang sulit untuk mengajarinya maka dari itu disarankan orang tua tahu di mana posisi anak be­rada entah itu di rumah atau di luar rumah, orang tua ha­rus memantau anaknya,” saran psikolog keluarga Anna Surti Ariani, MPsi.

BACA JUGA :  Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Waspadai yang Berbahaya

Jika anak sudah memasuki usia sekolah maupun beranjak remaja dan menggunakan ang­kutan umum, sambung perem­puan yang akrab disapa Nina ini, sebaiknya jangan naik ke angkutan jika si anak jadi satu-satunya penumpang perem­puan. “Atau jangan berhenti di tempat yang tidak aman. Di usia segitu juga bisa diajarkan untuk melindungi diri,” tam­bah Nina.

Psikolog anak dan remaja dari RaQQi – Human Develop­ment & Learning Centre, Ratih Zulhaqqi, saat dihubungi ter­pisah menambahkan upaya pertahanan diri pada anak an­tara lain dengan menolak jika diajak ke tempat-tempat sepi ataupun yang rentan terjadinya pencabulan dan perkosaan. Orang tua juga bisa memantau teman-teman si anak, sehingga ikut mengetahui bagaimana karakter teman-teman yang bi­asa bergaul bersama anak.

BACA JUGA :  7 Jenis Ikan yang Aman Dikonsumsi Penderita Kolesterol Tinggi

“Mengajarkan self defense pada anak juga penting karena kan orang tua tidak bisa menga­wasi anaknya terus-menerus,” ucap Ratih.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================