
ALFIAN MUJANI
[email protected]
Ketua Harian Paguyuban Budiasi Wayan Budi Sutomo bersama tim terus bergerak cepat melakukan survei di 13 Bandara Angkasa Pura 1. Tim yang dibagi dua ini, yakni Tim Koridor Barat dan Koridor Timur memÂpelajari secara cermat bandara-bandara yang akan segera ditanami pohon tersebut.
‘’Dari Adi Soemarmo Solo, Adi Sucipto Yogyakarta dan Ahmad Yani Semarang, kami bergerak ke bandara lain yang masih di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura 1,’’ kata WayÂan kepada Bogor Today, Minggu (24/7/2016) malam.
Hingga tadi malam, Wayan dan timnya masih berada di luar kota dalam rangka menyÂelesaikan survei dan pemetaan Bandara yang akan dihijaukan itu. Tim ini selain menguÂkur luas area lahan yang akan ditanami, juga mempelajari karakter tanah untuk disesuaiÂkan dengan jenis tanaman yang cocok.
‘’Pada dasarnya, jumlah dan jenis pohon sesuai permintaan Angkasa Pura 1. Namun juga harus kita cocokkan dengan jenis tanah di masing-masing bandara,’’ ujar Wayan.
Dua bandara yang kemarin disurvei tim di bawah pimpinan Wayan adalah Bandara JuanÂda Surabaya. Sehari sebelumnya tim baru saja menyelesaikan survei di Bandara Ampenan Lombok. Sampai saat ini sudah 9 bandara di bawah Angkasa Pura 1 yang selesai disurvai hingga kemarin. ‘’Tinggal tiga bandara lagi,’’ katanya.
Penanaman pohon di 13 bandara di bawah manajemen PT Angkasa Pura 1 ini merupakan bagian dari program gerakan penanaman poÂhon yang dilakukan Paguyuban Budiasi besuÂtan Mayjen TNI Doni Monardo (sekarang menÂjabat Pangdam Patimura).
Gerakan ini sudah berlangsung sejak beÂberapa tahun silam. Paguyuban bukan hanya giat melakukan penghijauan kembali lahan-lahan gundul, tetapi juga giat melakukan pembibitan aneka macam bibit pohon. Baik itu bibit pohon buah-buahan maupun pohon keras dan lindung, termasuk pohon langka seperti kayu ulin, kihujan, dan bahkan ada juga bibit pohon kalpataru.
Saat ini Paguyuban Budiasi tengah melakuÂkan pembibitan sebanyak 4 juta bibit pohon untuk dikirim ke seluruh daerah di Indonesia. Sebagian bibit-bibit pohon ini sudah dikirim ke Provinsi Ambon dan Maluku, Jawa Tengah, Jawa Timur, beberapa daerah di Sumatera.
Di Bogor, Paguyuban Budiasi juga menduÂkung penuh Gerakan Bogor Hejo yang dimotoÂri SKH BogorToday. Paguyuban menyumbang ribuan bibit pohon buah dan pohon lindung untuk ditanam di sekolah-sekolah dan pemuÂkiman yang memerlukan. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















