India dan Nepal Darurat Banjir

Banjir dan tanah long­sor tergolong biasa melanda wilayah India dan Nepal se­lama musim penghujan pada Juni-September. Setiap tahun­nya, jumlah korban tewas mencapai ratusan orang.

“Situasinya berubah dari buruk menjadi semakin bu­ruk sejak Selasa (26/7) dan lebih dari 1 juta orang di­evakuasi ke kamp pengung­sian,” terang Menteri Sum­ber Daya Air untuk wilayah Assam, Keshab Mahanta. Sungai Brahmaputra dan anak-anak sungainya meluap, dikhawatirkan akan berdam­pak pada separuh dari 32 distrik yang ada di sepanjang aliran sungai. Untuk wilayah Assam, polisi dan petugas pe­nyelamat setempat melapor­kan sedikitnya 12 orang tewas tenggelam, dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Merosot Hampir 3 Persen, Pasar Merespons Sinyal Redanya Ketegangan AS-Iran

Wilayah Assam memiliki lima taman nasional, termasuk Taman Nasional Kaziranga, yang merupakan rumah bagi dua pertiga populasi badak bercula satu di dunia. “Lebih dari 80 persen taman (nasi­onal) digenangi air,” sebut pe­jabat kehutanan setempat, Su­vasis Das.(Yuska Apitya/dtk)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================