Mendulang Laba dari Demam Pokemon Go!

Rata-rata harga jual produknya Rp 75.000 per buah. Eddy mendapatkan pasokan pernik Pokemon dari pemasok di dae­rahnya. Dalam dua bulan terakhir sudah lebih dari 50 produk fesyen berbau Pokemon yang berhasil ter­jual. Pembeli tidak hanya Salatiga, tapi juga sampai ke luar Pulau Jawa. “Yang paling banyak terjual adalah kaus gambar Pokemon,” kata dia.

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 80 Persen, Jaecoo J5 Pimpin Pasar

Tidak hanya produk fesyen dan atribut dekorasi, demam Pokemon pun dimanfaatkan oleh pengusaha di sektor kuliner. Tengok saja Bazin­ga Jakarta, tempat makan berkon­sep street food di Tebet, Jakarta Selatan. S

elain menjual martabak manis berbagai topping, salah satu menu teranyarnya adalah martabak ma­nis isian edisi Pokemon bergambar pokeball.

Muslim, pengelola Bazinga Ja­karta mengatakan, harga martabak Pokemon dijual Rp 150.000 per loyang. Rata-rata Bazinga Jakarta bisa menjual empat loyang mar­tabak edisi Pokemon per hari. Saat ini, omzet gerai Bazinga sekitar Rp 3,5 juta per hari. “Harapannya dengan adanya martabak Pokemon bisa meningkatkan omzet lebih tinggi lagi,” ucap Muslim.(Yuska Apitya/ktn)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================