Muncul penyakit Baru Bagi Perokok

THORAX-BURGERBOGOR TODAY – Waspadalah bagi Anda yang berstatus perokok aktif. Pasalnya, salah seorang warga Kota Bogor yak­ni Holim Salim (54) yang ting­gal di Gang Kokosan RT 02/01, Kelurahan Genteng , Keca­matan Bogor Selatan, Kota Bo­gor menjadi contohnya.

Kedua kakinya dalam kondi­si luka parah yang disebabkan dari komplikasi penyakit yang dideritanya, disertai dengan tangan kanan yang sudah diam­putasi sejak tahun 2010 silam.

Kemarin, ia ditemukan warga terlantar di sebuah pos ronda di depan Perumahan Gading Hills, Jalan Cipinang Gading, Kecamatan Bogor Se­latan, Kota Bogor.

BACA JUGA :  Tekan Angka 45 Ribu Penganggur, Komisi IV DPRD Kota Bogor Kawal Pembukaan Job Fair 2026

Menurut Kepala Dinas Ke­sehatan (Dinkes) Kota Bogor, Rubaeah, Holim didiagnosa memiliki penyakit Thorax Buerger Disease atau gang­guan pembuluh darah.

“Thorax buerger disease ini merupakan penyakit kelainan penyumbatan pembuluh darah yang bersifat imflamatorik dan non-ateromatosa pada pembu­luh darah arteri dan vena yang berukuruan kecil-sedang yang akan mengganggu peredaran da­rah di tungkai, kaki, dan kadang-kadang tangan,” katanya.

Rubaeah juga menutur­kan, bahwa penyakit Thorax buerger disease ini dikarena­kan perokok aktif di usia 20 – 45 tahun. Diakui dia penyakit ini memang langka dan tidak ada obat untuk menyembuh­kan, kecuali obat menghilan­gkan rasa sakit. “Pak Holim seharusnya berhenti merokok. Lingkungan rumahnya pun tidak boleh ada asap rokok,” Jelasnya.

BACA JUGA :  ​Menuju Kepemimpinan Baru, Pendaftaran Ketua Kadin Kota Bogor Resmi Ditutup Hari ini

Selanjutnya kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor untuk di­rawat. “Memang pak Holim ini warga Jakarta dan tidak me­miliki BPJS. Jadi kita usahakan untuk membuat Jamkesda dengan KTP sementara,” tu­turnya. (Abdul Kadir Basala­mah)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================