
Di sanalah terdapat sebuah konservasi spesies raptor terancam punah seperti Elang Jawa dan jenis burung pemangsa lainÂnya. Di Suaka Elang inilah dilakukan upaya penyelamatan dan pelepasliaran raptor haÂsil sitaan atau kiriman dari masyarakat.
Kemudian, pengunjung bisa melihat beÂberapa Elang di dalam kandang yakni kanÂdang pertama yang terletak tidak jauh dari kantor Suaka Elang.
Setelah melewati jembatan gantung pengunjung akan tiba di kandang kedua. Di sinilah bisa ditemukan beberapa Elang yang sudah agak lama dirawat sehingga beÂberapa agak terganggu dengan kehadiran manusia.
Kandang untuk Elang yang sudah siap dilepaskan berada lebih jauh lagi. Kandang tersebut tidak boleh dikunjungi lagi. Elang-elang tersebut dibiasakan untuk puasa dan hanya diberi makan dua kali seminggu. Hal ini dilakukan supaya naluri berburu merÂeka tumbuh dan saat dilepaskan dari suaka mereka bisa berburu.
Anda Joni mengatakan, saat ini kesÂadaran masyarakat untuk menjaga hewan yang terancam punah terbilang minim. “Kita terbuka kepada masyarakat luas unÂtuk berkunjung kesini, biasanya pada Sabtu dan Minggu banyak yang berkunjung keÂsini,†pungkasnya. (Abdul Kadir BasalaÂmah)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















