Cuaca Buruk, Maung Bandung Terkatung-Katung

Untitled-3MAUNG Bandung tengah terkatung-ka­tung di Papua. Buruknya cuaca membuat rencana kepulangan ke Bandung Senin siang (08/08/2016) pun harus tertunda.

Hujan sudah turun di Serui ketika PERSIB bersiap-siap untuk meninggal­kan hotel pada pukul 05:30 WIT. Namun begitu sampai di Bandara Stevanus Rum­bewas, Serui, pesawat yang rencananya membawa Pangeran Biru ke Biak pada pukul 07:30 WIT dan 08:30 WIT tak kunjung menampakkan sayapnya.

Seperti yang diterangkan petugas bandara di Serui, pesawat masih ter­tahan di biak karena buruknya cuaca. Walhasil PERSIB pun harus terkatung-katung di bandara. Selain tidur, beber­apa pemain mencoba mengisi waktu dengan bermain catur dan beristirahat di warung-warung sekitar bandara.

BACA JUGA :  Piala Dunia 2026 Segera Dimulai, Ini Jadwal Upacara Pembukaannya di Tiga Negara Tuan Rumah

Pesawat untuk PERSIB ke Biak baru tiba di Serui untuk kloter pertama pukul 11.45 WIT. Artinya, PERSIB sudah ter­tinggal pesawat yang akan berangkat ke Jakarta pada pukul 10:30 WIT.

Hingga berita ini diturunkan, PERSIB kembali terkatung-katung di bandara Ban­dara Frans Kaisiepo, Biak guna memburu kepastian pulang. “Kita berusaha dulu dapat tiket dari sini ke Makassar. Tiket ke Makassar baru ada Rabu, tapi kita akan berusaha untuk pulang besok,” kata pela­tih kiper, Anwar Sanusi, setiba di Biak.

BACA JUGA :  200 ASN Kabupaten Bogor Adu Ketepatan di Turnamen Biliar Bupati Cup 2026

Rencana cadangan pun kini kembali tengah disiapkan tim pelatih untuk men­ginap di Biak. Pelatih Djadjang Nurdjaman juga berkali-kali menanyakan kemungki­nan adanya lapangan agar PERSIB tetap bisa berlatih selama masih ada di Papua.

“Ada pesawat besok ke Jayapura ke­mudian ke Denpasar. Tapi kita masih berusaha,” tambah Anwar Sanusi men­erangkan. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================