
Dalam kasus ini wartawan terpaksa menghapus file berupa foto karena merasa tertekan. “Saya diriung sekitar 5 orang, 2 orang berseragam satpam dan 3 orang berseraÂgam pekerja proyek,†pungkas Sandika saat memberikan ketÂerangan terhadap wartawan.
Beberapa kronologis yang dikatakan oleh Sandika, awal mula dirinya menghampiri loÂkasi longsor yang didapat dari laporan warga kepada pimpiÂnan redaksi.
Sesampai di lokasi dirinya langsung mengambil foto dengan bermodalkan ijin keÂpada warga setempat, namun setelah mengambil foto, ia diÂhampiri oleh beberapa orang dan membawa dirinya keÂdalam sebuah tenda di lokasi proyek.
“Saya langsung di intimidasi , saya disuruh menghapus file dalam kamera , jika tidak kaÂmera saya disita, †kata SandiÂka. (Abdul Kadir Basalamah)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















