CIBINONG, TODAY-Sampai hari terakhir pelaksanaan verifikasi forensik cabor, TerÂcatat delapan cabor tidak hadir tanpa alasan yang jeÂlas . Untuk selanjutnya hal ini akan disikapi secara serius oleh KONI dan Pimpinan KONI Kabupaten Bogor lainya. KaÂrena waktu yang sudah diaÂgendakan sampai hari selasa.
Delapan cabang olahraga yang tidak hadir sampai batas waktu verifikasi fotrensik seleÂsai diantaranya, Balap Motor, Kempo, Golf, Senam, Sepatu Roda, Tinju dan Tarung Drajat. Ketika ditanya para wartaÂwan, bagi cabor yang tidak hadir dalam kegiatan VerifiÂkasi Forensik tersebut, secara tegas Yadmul mengatakan, cabor yang tidak hadir dalam kegiatan verifikasi Forensik untuk segera menyampaiÂkan alasannya kepada Ketua Umum KONI Kabupaten BoÂgor.
“Tugas saya hanya memoÂtret kondisi cabor. Adapun kebijakan anggaran, peralaÂtan, biaya penambahan atlet dll kewenanÂgannya ada di Ketua Umum KONI KabuÂpaten Bogor,“ ujar Sekum KONI KabuÂpaten Bogor, Yadi Mulyadi AR.
Yadmul meÂnyimpulkan, dari kegiatan verifikasi forensik kemarin, ia sudah mampu menghitung dan memprediksi kalau Kabupaten Bogor masih belum berada dalam zona nyaman dan aman untuk jadi yang terbaik dalam Porda XIII Jabar 2018 mendatang.
Para wartawan menanyaÂkan, apakah akan ada warnÂing dari KONI buat cabor yang tidak ikut verifikasi forensik, secara tegas Yadmul tidak mau berbicara lebih jauh mengenai hal itu.
“Lebih baik teman teÂman wartawan konfirmaÂsi kepada Ketua Umum KONI mengenai hal itu. Sebab dengan tidak ikut verifikasi forensic, secara tidak langsung berdampak pada prores KONI KaÂbupaten Bogor yang segera melÂakukan penataan target dan penataan kebutuhan anggaran cabor untuk mengÂhadapi Porda XIII Jabar 2018,†tuntas Yadmul.
Ketua Bidang Organisasi KONI Kabupaten Bogor, Farid Ma ruf menyayangkan denÂgan tidak hadirnya delapan cabang olahraga dalam verifiÂkasi forensik yang memang sudah jadi agenda pokok KONI Kabupaten Bogor sebelum menuju Porda XIII Jabar 2018.
“Kegiatan Verifikasi FoÂrensik ini sangat pentÂing bagi KONI, karena akan jadi parameter utama terkait strategi raihan medali dalam Porda XIII Jabar 2018,†ucap Farid Ma’ruf.
Lebih lanjut ia mengungkaÂpkan kaitan 8 cabor yang tidak ikut verifikasi forensik kemaÂrin, tentunya menjadi catatan khusus pimpinan KONI KabuÂpaten Bogor.
“Verifikasi forensik cabor itu sangat urgen dan harus dilakukan. Karena sebagai pijakan awal untuk melakuÂkan pemetaan target medali di ajang Porda XIII Jabar 2018 ataupun event lainnya ,†pungÂkasnya. (Imam)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















