Dolar Menguat, Emas Tertekan

Setelah rilis angka ketenagak­erjaan AS yang posi­tif pada Jumat lalu, bank sentral AS telah membiarkan pintu terbuka untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun. Tetapi mengin­gat angka PDB kuartal kedua, para pedagang yakin itu (kenaikan suku bunga tahun ini) tidak mungkin.

Para analis mencatat bahwa ke­tika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik karena investor mencari tempat yang aman, sebaliknya ketika ekui­tas membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya tu­run. Pedagang juga menung­gu rilis klaim pengangguran AS mingguan pada Kamis, bersama dengan indeks harga produsen dan laporan penjualan ritel pada Jumat.

BACA JUGA :  Beasiswa Fast Retailing Foundation 2026 Dibuka Juli Mendatang, Kesempatan Kuliah S1 di Jepang

Perak untuk pen­giriman September turun 1,2 sen, atau 0,06 persen, men­jadi ditutup pada 19,805 do­lar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 3,9 dolar AS, atau 0,34 persen, menjadi ditut­up pada 1.155,40 dolar AS per ounce. (Calviano/NET)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================