GEMAR mengonsumsi camilan manis, anak-anak jadi rentan mengalami gigi keropos dan bolong. Jika sudah terlanjur mengalaminya, maka anak sebaiknya segera dibawa ke dokter gigi.
Oleh : Calviano Nathanael
[email protected]
Sebab jika gigi bolong didiamÂkan begitu saja tanpa perÂawatan, maka risiko yang bisa mengganggu anak adalah masalah bau mulut.
Demikian di s ampai Âkan dokter s p e s i a l i s anak dari RSAB HaraÂpan Kita, dr Aditya SuryanÂsyah, SpA, kepada detikHealth beberapa waktu lalu. Menurutnya, keberÂsihan dan perawatan mulut serta gigi anak merupakan salah satu hal yang perlu diperÂhatikan oleh para orang tua.
“Bau mulut muncul bukan hanya dari sisa susu, tapi juga dapat berasal dari karies gigi atau gigi yang berlubang,†ujar dr Aditya.
Selain dibawa ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, dr Aditya berpesan sebaiknya anak dibiasakan untuk menjaga kebersihan mulutnya sendÂiri sejak dini. Salah satunya adalah dengan dilatih untuk rutin sikat gigi.
“Sebaiknya anak sudah dilatih melakuÂkan sikat gigi setelah makan dan minum susu atau minimal dua kali sehari, yaitu saat pagi dan malam hari. Sebaiknya anak juga tak minum susu menjelang tidur,†pesan dr Aditya.
Jika anak minum susu sebelum tapi tidak terbiasa langsung sikat gigi terÂlebih dahulu, maka kemungkinan sisa-sisa susu akan menemÂpel di gigi semalam penuh. Dalam jangka panjang, hal ini juga dapat meninÂgkatkan risiko gigi berlubang pada anak. (*)
Bagi Halaman
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















