Ketegangan AS-Iran Memanas, Trump Ancam Konsekuensi Besar Usai Dugaan Pelanggaran Gencatan Senjata di Selat Hormuz

TRUMP
Presiden AS Donald Trump. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM – Hubungan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menuding Teheran melanggar kesepakatan gencatan senjata yang baru saja disepakati kedua negara.

Dugaan pelanggaran itu disebut berkaitan dengan situasi keamanan di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan minyak dunia.

Ketegangan tersebut memicu respons militer dari Amerika Serikat. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa pihaknya telah mengerahkan pesawat tempur untuk melancarkan serangan terhadap sejumlah target di wilayah Iran, termasuk lokasi penyimpanan rudal, drone, serta fasilitas radar di kawasan pesisir.

BACA JUGA :  Jangan Anggap Sepele Keringat Saat Olahraga, Ini Kandungan Penting yang Hilang dari Tubuh

Menurut pernyataan resmi militer AS, operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas tindakan yang dinilai mengganggu keamanan jalur pelayaran internasional.

Komando Pusat AS menuduh pasukan Iran melakukan aksi yang membahayakan kapal-kapal komersial dan melanggar komitmen dalam kesepakatan gencatan senjata. Washington juga menilai tindakan tersebut mengancam kebebasan navigasi di salah satu koridor perdagangan paling penting di dunia.

Kesepakatan Damai Baru Berusia Sepekan

BACA JUGA :  Kemdiktisaintek Terbitkan Panduan PPKMB 2026, Kampus Wajib Gelar Ospek Humanis dan Bebas Kekerasan

Situasi ini menjadi sorotan karena hanya berselang sekitar satu pekan sejak Presiden Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dikabarkan menyepakati nota kesepahaman yang bertujuan meredakan konflik dan membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz.

Kesepakatan tersebut sebelumnya dipandang sebagai langkah penting untuk mengurangi ketegangan yang telah berlangsung cukup lama antara kedua negara.

Namun, tuduhan pelanggaran terhadap Iran membuat masa depan kesepakatan itu kembali dipertanyakan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================