Hattrick Medali Eko Yuli Irawan

“Merah Putih kembali berkibar di Olim­piade, Terimakasih Eko Irawan. Prestasi yang luar biasa telah dipersembahkan dari hasil kerja keras selama ini, Kami bangga!,”ujar Menpora, kemarin.

Prestasi Eko Yuli Irawan menjadi spe­sial karena ia mencatat rekor sebagai atlet pertama yang meraih 3 medali berturut-turut dalam tiga Olimpiade yang berbeda. Pada Olimpiade di Beijing (2008) Eko mem­peroleh medali perunggu, 4 tahun berikut­nya dalam Olimpaide London (2012) Eko juga memperoleh perunggu. Kini di Olimpi­ade Rio (2016), ia meningkatkan prestasinya dengan meraih perak. “Konsistensi dalam berprestasi telah ditunjukkan oleh Eko, semoga dia menjadi contoh bagi para atlet Indonesia lainnya tentang bagaimana men­jaga konsistensi dan stamina untuk terus berprestasi. Bukan tidak mungkin Eko masih bisa tampil membela Merah Putih di Olimpi­ade Tokyo 2020 nanti,” ujar Imam.

BACA JUGA :  SPMB 2026 Kabupaten Bogor Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

Keberhasilan Eko ini juga menjadi per­hatian Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). “Alhamdulillah, nambah lagi medali perak di Olimpiade Rio 2016. Eko Yuli Irawan di cabang angkat besi. Ayo, atlet Indonesia semangat! -Jkw,” tulis Presiden Indonesia Jokowi di akun Twitter miliknya.

Indonesia patut bangga karena me­miliki lifter sekaliber Eko Yuli. Pria asal Lampung itu sudah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional hingga berkali-kali. Pasalnya, sudah banyak ajang internasional yang diikuti Eko Yuli.

SEA Games 2007 jadi multievent inter­nasional pertama yang diikuti Eko Yuli. Saat itu ia sukses menyumbang emas di kelas 56 kg. Sukses itu yang membuat Eko Yuli diper­caya menjadi salah satu atlet Indonesia yang dikirim ke Olimpiade 2008 Beijing.

BACA JUGA :  Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor Sambangi Sukajaya, Perkuat Sinergi Pers dan Masyarakat

Hebatnya, Eko Yuli yang saat itu masih berusia 19 tahun mampu membayar keper­cayaan dengan meraih perunggu di kelas 56 kg. Sukses Eko Yuli jadi keran pembuka medali Indonesia di Olimpiade 2008.

Hebatnya, Eko Yuli mampu mengulang prestasinya kala turun di Olimpiade 2012 London kelas 62 kg. Lagi-lagi ia sukses me­nyumbang perunggu. Kini, ia memperbaiki prestasinya dengan meraih medali perak Olimpiade 2016.

(Yuska Apitya Aji)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================