
BORCESS tidak hanya menyeÂdiakan kelas bagi siswa-siswinya, namun hampir semua fasilitas utaÂma yang sesuai dengan minat juÂrusan yang ditempuh murid sudah tersedia, demikian juga fasilitas penÂdukung seperti kolam renang, GOR, ruang fitnes, dan lainnya agar anak didik tidak berkeliaran di luar sekoÂlah setelah jam belajar. Semuanya berkualitas dan semuanya cuma-cuÂma bahkan keluarga siswa-sisiwipun dapat menggunakan fasilitas penduÂkung yang ada di sekolah. Orang tua tidak lagi dibebani dengan biaya-biÂaya yang membuat kening berkerut dan membuat susah tidur.
Rupanya apa yang disampaikan oleh Muztahidin diamini juga oleh Bapak H. Tubagus Achmad Lutfie Syam, Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang tanggal 11 Agustus nanti genap 3 (tiga) bulan bekerja. Secara singkat namun gamblang, Achmad Lufti Syam yang berÂperawakan seperti orang dari seberang lautan namun sebenaÂrnya kelahiran Bogor 53 tahun yang lalu ini mengatakan bahwa semua persoalan keÂhidupan dapat diseleÂsaikan dengan pendiÂdikan. Menurut orang nomor satu di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor ini jika seseorang memiliki pendidiÂkan yang tinggi, maka ia akan lebih mudah menyelesaikan suatu perÂsoalan, karena akan menadi kreatif mencari jalan keluar yang terbaik. Menurut laki-laki yang kerap meÂmakai baju berwarna hitam, biru tua dan cokelat ini, ilmu itu tidak mengenal kurs mata uang, karena orang yang berprestasi dapat hidup di mana saja dengan ilmu yang diÂmilikinya. Kepada Bogor Today, ia menitipkan pesannya bahwa untuk membangun negeri ini, dibutuhkan banyak orang yang kreatif, inovatif, mau bekerja keras serta ikhlas dalam menjalankan suatu pekerjaan.
Achmad Lutfie Syam adalah sosok yang ingin mempopulerkan pendidikan murah bagi masyaraÂkat, terutama mereka yang kurang beruntung dalam bidang ekonomi. Jika anak-anak dari pra sejahtera mendapatkan kesempatan berÂsekolah sampai ke jenjang yang lebih tinggi, otomatis mereka akan mendapatkan kesempatan hidup lebih baik, apalagi jika memiliki talÂenta tertentu. Laki-laki yang gemar berolah raga itu menutup pembiÂcaraan dengan harapan yang besar bahwa anak-anak dari pra sejahtera akan mendapatkan kesempatan hidup lebih baik jika mereka juga mendapatkan kesempatan berÂsekolah sampai ke jenjang yang lebih tinggi.
Sang Ketua Yayasan, MuztahiÂdin Al Ayubi mengajak BRI Bogor Cabang Pajajaran pada acara perkeÂnalan Minggu, 7 Agustus 2016. IsÂmael, Kepala Cabang BRI Pajajaran Bogor yang diwakili oleh Sri JumiÂnawati mensosialisasikan program banking yang akan memberikan keÂmudahan bagi murid dan wali muÂrid dalam melakukan transaksi perÂbankan serta dalam rangka edukasi hari menabung di Borcess. Dalam waktu 6 bulan ke depan, pihak sekoÂlah akan menyiapkan Bank Mini seÂbagai sarana untuk mempermudah program belajar mengajar dengan dibukanya SMK jurusan Perbankan dan akan didampingi oleh pihak Bank sehingga siswa dapat langsung melakukan praktek perbankan.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















