MAUNG BANDUNG RESMI MERANTAU

“Kembali kita mendapat ke­adaan yang tidak menguntungkan. Karena habis melakukan perjala­nan jauh yang melelahkan, pertand­ingan kandang yang harusnya di Bandung harus digelar di luar Band­ung. Keadaan ini kurang mengun­tungkan buat Persib,” tutur Djajang.

Menurutnya persiapan Persib untuk pertandingan besok sangat minim karena hanya ada waktu lati­han yang efektif selama 3 hari.

Itu pun harus ditambah waktu perjalanan ke Bogor sehingga lati­han hari Kamis pasti tak akan ber­jalan dengan intensitas yang tinggi. Padahal seharusnya Persib menurut Janur bisa memanfaatkan waktu un­tuk latihan yang efektif jika pertand­ingan dihelat di Kota Kembang.

BACA JUGA :  Belanda Tampil Superior, Swedia Dibungkam 5-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

“Kita melihat untuk lawan Bari­to saja, karena untuk lawan TNI ma­sih ada waktu dan mereka statusnya tuan rumah. Untuk lawan Barito seharusnya kan di Jalak Harupat atau GBLA (Gelora Bandung Lautan Api),” ujar pelatih asal Majalengka tersebut.

Selain itu partai di Pakansari pun akan menjadi kali pertama bagi pasukannya sejak stadion berkapa­sitas 30 ribu pasang mata rampung dibangun.

BACA JUGA :  Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Resmi Bergulir, Ribuan Pesilat Ramaikan Hari Pertama

Pakansari memang dibuat seb­agai salah satu venue PON Jabar. Itu artinya Vladimir Vujovic dan kawan-kawan mesti menyesuaikan diri lagi dengan kondisi dan atmosfer stadi­on yang baru.

“Ada pasti (kesulitan), bagaimanapun di stadion baru harus ada adaptasi lapangan, keadaan di seki­tar dan adaptasi itu harus cepat,” tandas Djanur. (Imam/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================