Dolar AS Stagnan di Rp 13.100

Agus mengungkapkan, se­lain dari fundamental ekonomi yang terjaga, penguatan rupiah saat ini juga ditopang derasnya dana asing masuk dalam negeri.

“Dan kalau kita melihat ada perubahan nilai tukar, se­lain dari fundamental ekonomi kita, juga ada pengaruh dari be­sarnya dana masuk ke Indonesia dan minat daripada korporasi di Indonesia untuk melepas valuta asingnya,” tuturnya.

BACA JUGA :  Korea Utara Pamer Fasilitas Uranium Baru, Kim Jong Un Pertegas Ambisi Perkuat Senjata Nuklir

Agus menambahkan, BI akan selalu ada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar ru­piah agar tidak terlalu kuat atau pun lemah.

“BI selalu akan ada di pasar untuk meyakinkan bahwa nilai tukar kita tidak jauh atau tidak lepas atau tidak berlebihan atau kurang dibandingkan funda­mental kita. Karena kalau itu ada kelebihan atau kekurangan, BI pasti akan melakukan upaya untuk menjaga dia mencer­minkan fundamental ekonomi kita,” pungkasnya.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

(Abdul Ka­dir Basalamah/Net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================