Anggaran Kesehatan Kota Bogor Rp 230 Miliar

Untuk memberikan edu­kasi kepada masyarakat tet­ang kesehatan, Kementerian Kesehatan melalui Ditjen Ke­sehatan Masyarakat satuan kerja Direktorat Promosi Ke­sehatan dan Pemberdayaan Masyarakatpun menggelar acara Pelaksanaan Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Daerah 2016 di Sahira Butik Hotel, Jumat (19/08/2016).

Workshop yang mengun­dang 180 peserta ini bertu­juan meningkatkan keter­ampilan, kemampuan, dan kemandirian dari individu dan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Peserta juga diarahkan untuk mengubah kondisi sosial, lingkungan, dan ekonomi dengan mengu­rangi dampak negatifnya ter­hadap kesehatan masyarakat.

BACA JUGA :  Sempat Bersitegang di Lapangan, Trossard dan Tielemans Jadi Penentu Kebangkitan Belgia atas Senegal

Kepala Seksi Promosi Kes­ehatan Dinas Kesehatan Kota Bogor, Nia Nurkania men­gatakan, workshop pelaksa­naan Promkes dilakukan di 20 kabupaten/kota di 16 provinsi.

Provinsi Jawa Barat di­wakilkan dengan Kota Bogor dan Kabupaten Garut. Work­shop dilakukan tidak lain untuk mengkoordinasikan program Promkes dari Ke­menterian yang terintegrasi dengan Komisi IX DPR RI ke­mudian ke daerah.

BACA JUGA :  5 Minuman yang Berpotensi Membantu Menurunkan Risiko Kanker, dari Kopi hingga Kombucha

“Di setiap daerah kan pasti terdapat kendala dalam melakukan Promkes mulai dari SDM dan pendanaannya. Harapan kami dengan adanya workshop yang turut meng­hadiri anggota komisi IX DPR RI Djoni Rolindrawan, Kepala Bappeda, Kepala Dinkes dan pengguna kesehatan lainnya bisa bersama-sama bersepakat dalam membangun kesehatan di masyarakat,” pungkas Nia. (Abdul Kadir Basalamah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================