
Direktur Finance&Treasury Bank Mandiri Pahala N Mansury, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, dan Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi berbincang usai paparan publik Bank Mandiri di Jakarta, Rabu (24/8). Bank Mandiri akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I dengan target indikatif Rp5 triliun sebagai bagian dari upaya diversifikasi dan perbaikan struktur pendanaan bank dalam jangka panjang. Obligasi yang ditawarkan dalam 3 tenor, yakni 3,5 dan 10 tahun tersebut akan mulai ditawarkan pada 24 Agustus hingga 7 September 2016. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/24/08/2016

JAKARTA TODAY- PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendapat kucuran kredit modal kerja (KMK) senilai Rp 1 triliun dari Bank Mandiri. Kerja sama sinergi BUMN dengan Bank Mandiri itu bertepatan dengan acara puncak peringatan HUT ke-71 PT KAI.
Perjanjian KMK antara PT KAI dan Bank Mandiri berlangsung di kantor Pusdiklat Ir.H.Djuanda PT KAI, Jalan Laswi, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/9/2016).
Proses penandatanganan fasilitas kredit bertenor 12 bulan tersebut dilakukan Direktur Keuangan PT KAI Didiek Hartantyo dan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilar yang disaksikan langsung Direktur KAI Edi Sukmoro.
“Dalam nota kesepahaman KMK sebesar satu triliun rupiah ini KAI akan menggunakan fasilitas kredit dari Bank Mandiri untuk membiayai kebutuhan modal kerja dalam rangka operasional usaha,” tutur Didiek dalam kesempatan tersebut.
Sementara itu pihak Bank Mandiri menyebut dukungan pembiayaan itu bagian sinergi strategis BUMN dalam membangun Indonesia yang mandiri dan sejahtera.
Senior Vice President Corporate Banking 2 Group Bank Mandiri Dikdik Yustandi mengatakan kucuran kredit sebesar Rp 1 triliun dari Bank Mandiri untuk KAI diharapkan bisa memperkuat konektivitas transportasi wilayah. Bank Mandiri mendukung KAI untuk memenuhi mandat pemerintah dalam penguatan konektivitas transportasi darat terutama jalur kereta api. “Mudah-mudahan kerja sama ini dapat mendukung KAI ” Dikdik.
Selama ini Bank Mandiri, menurut Dikdik, berkomitmen mendukung KAI. Salah satu buktinya melalui keterlibatan perseroan dalam sindikasi perbankan pada 2015 untuk pembiayaan proyek pengembangan kereta commuter Jabodetabek dan kereta Bandara Soekarno Hatta. Kontribusi Bank Mandiri dalam sindikasi itu sebesar Rp 1,276 triliun. “Transportasi massal yang berkualitas dan dapat diandalkan merupakan salah satu komponen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tutur Dikdik.
Dalam kesempatan sama, KAI dan Bank Mandiri juga melakukan penandatanganan MoU Transaksi Perbankan. Penandatanganan dilakukan Direktur Keuangan PT KAI Didiek Hartantyo dan Senior Executive Vice President Transaction Banking Bank Mandiri Rico Usthavia Frans. KAI sepakat untuk menggunakan jasa dan produk bank yang mendukung jasa angkutan KAI. (Yuska Apitya/ktn)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















