20161005_0944542abdIman R Hakim

[email protected]

Batalyon 14 Kopassus punya cara sendiri dalam memperingati HUT ke-71 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pasukan elite TNI AD ini mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman 2000 pohon di Kawasan Wisata Puncak Roti, Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Rabu (5/10/2016)

Penanaman yang dilakukan bersama Bogor Hejo ini, selain melibatkan prajurit Kopassus juga melibatkan masyarakat, para murid TK Darulfallah, Pramuka Ranting Ciampea, Siliwangi Adventure, komunitas lingkungan hidup, Peace. Hadir pula Sekcam Ciampea Cecep Imam, Wakil Danramil Pelda Jubaedi.

Wakil Komandan Batalyon 14 Mayor Inf Dedi Dwi Cahyadi menjelaskan bahwa giat menanam pohon yang dilakukan pada momentum HUT ke-71 TNI ini dimaksudkan untuk mengingatkan kembali masyarakat, khususnya generasi muda tentang pentingnya merawat alam dan lingkungan agar tetap hijau.

Baca Juga :  Lomba Pramuka Tingkat III Kwartir Cabang Kabupaten Bogor Digelar

‘’Sekarang ini banyak orang melakukan penebangan pohon secara sembarangan. Setelah menebang pohon, mereka tidak melakukan penanaman kembali. Akibatnya banyak lahan menjadi gundul dan kritis,’’ kata Mayor Dedi dalam sambutannya.

Sebelum melakukan penanaman, dilakukan penyerahan bibit pohon secara simbolik dari Kopassus yang diwakil Mayor Inf Dedi kepada masyarakat dan dari Ketua Panitia Penanaman Pohon Letda M Iqbal kepada Sekretaris Camat Ciampea Cecep Imam.

Bibit pohon yang ditanam selain pohon lindung dan pohon keras, juga bibit pohon buah-buahan seperti durian, sirsak, jambu, alpukat, nangka, dan lain-lain. Prajurit Kopassus bersama ratusan warga masyarakat berduyun-duyun menuju lokasi penanaman.

Baca Juga :  Jalan Tanah Menuju Sekolah, Siswa Harus Melepas Sepatu Saat Turun Hujan

Tim Bogor Hejo yang diwakili Tato Marsito dan Amel Amalia Dian Puspitasari juga ikut bersama prajurit Kopassus menyusuri bukit kawasan Wisata Puncak Roti yang cukup terjal.

Yang menarik, di lokasi penanaman pohon ini masih terdapat koloni kera dalam jumlah yang cukup banyak. Ini menunjukkan bukit di kawasan ini masih relatif baik. ‘’Kami ingin mengajak masyakar untuk menghijaukan kawasan ini. Pohon-pohon yang telanjur ditebang kita ganti dengan pohon-pohon baru,’’ katanya.

Dedi mengingatkan bahwa menanam pohon sangat penting bagi keberlangsungan generasi muda. Dengan melakukan penanaman pohon, ingin mewariskan banyak sumber mata air. ‘’Jangan samapai kita mewariskan banyak air mata,’’ katanya.