foto-bersamaAlfian Mujani

[email protected]

Sekolah-sekolah berbasis agama selalu memberikan perhatian khusus terhadap pohon dan lingkungan hidup. Pengalaman Tim Bogor Hejo selama delapan bulan melakukan penanaman pohon di sekolah-sekolah menunjukkan bahwa sekolah berbasis agama menjadikan pohon dan lingkungan sebagai bagian karakter penting.

‘’Giat menanam pohon setiap hari seperti yang dilakukan Bogor Hejo dari surat kabar harian Bogor Today merupakan perbuatan mulia. Kami akan melanjutkan kegiatan ini melalui para pelajar di sini,’’ kata Wakil Kepala MTsN Kota Bogor Pupung Saefurrohman pada acara tanam pohon bersama Bogor Hejo di lapangan MTsN Kota Bogor Jl Bangbarung, Rabu (19/102016)

Pupung didampingi Wakil Kepala MTsN bidang Kesiswaan Mumuh Bahrulmuhit S.Pd.I dan para guru lainnya menyambut hangat kehadiran Tim Bogor Hejo untuk melakukan penanaman bibit pohon buah-buahan bersama para siswa-siswi MTsN Kota Bogor. ‘’Giat tanam pohon setiap hari yang dilakukan Tim Bogor Hejo dari surat kabar harian Bogor Today menjadi inspirasi bagi kami untuk lebih giat melestarikan lingkungan agar tetap nyaman,’’ katanya.

Semangat menanam pohon dan menjaga kelestarian lingkungan ini juga ditunjukkan Mumuh Bahrulmuhit. Mumuh bukan hanya bersemangat ikut menanam pohon, tetapi juga dia memberikan arahan kepada para muridnya bagaimana agar pohon buah-buahan yang baru saja ditanam itu bisa tumbuh subur dan berbuah.

‘’Perawatan pohon-pohon ini menjadi tanggungjawab para pengurus OSIS periode ini. Jaga pohon-pohon ini. Jika tidak ada hujan, sirami agar tumbuh subur. Nanti setelah kalaian lulus dan kembali ke sini pohon-pohon ini sudah berbuah,’’ kata Mumuh sambil menunjuk pohon-pohon yang baru ditanam yakni pohon mangga, pohon bisbul, pohon jambu, dan pohon sirsak.

Araham dari Mumuh ini tentu saja dicermati oleh para murid. Mereka paham bahwa menanam dan merawat pohon dalam keyakinan agama mereka (Islam) merupakan bagian dari ibadah yang sangat penting. Menanam pohon, terutama pohon buah-buahan memang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

Pemahaman mereka tentang pohon dan lingkungan hidup juga tak perlu diragukan. Meski Tim Bogor Hejo yang diwakili Amalia Dian Puspitasari dan Tato Marsito tak menelaskan secara detil mengenai manfaat pohon dan berbagai hal yang terkait dengan pelestarian lingkungan, para pelajar MTsN Koata Bogor ini bisa menjawab semua game pohon dan lingkungan yang dipandu Amel.

Acara yang didukung Citrus Department Store dan BLH Kabupaten Bogor ini selalu membagi-bagikan hadiah sembako dan voucher belanja kepada para siswa-siswi dan guru yang bisa menjawab pertanyaan seputar pohon dan lingkungan hidup.