Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Delegate US-ASEAN Bussiness Council atau perwakilan gabungan pengusaha Amerika Serikat-ASEAN. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa Apple akan membangun 3 pusat penelitian di Indonesia.

“Yang positif, Apple itu komit investasi ke Indonesia. Dia akan membangun innovation centre, yaitu 3 R&D (research and development/penelitian dan pengembangan),” ujar Airlangga, di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016).

Baca Juga :  AS Mengalami Kerugian Mencapai 5,4 Miliar Dolar, Terkait Pinjaman Bantuan COVID-19

Apple akan membangun R&D centre di 3 lokasi tetapi belum disebutkan di mana. Keputusan Apple membangun R&D centre dilakukan usai Kemenperin menerbitkan aturan tentang TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri).

TKDN yang kadang juga diterjemahkan Tingkat Komponen Dalam Negeri, adalah gagasan pemerintah Indonesia, supaya para pemilik brand atau vendor tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai konsumen dan pasar saja, tetapi mau turut berinvestasi di Indonesia. Investasi tersebut bisa berbentuk hardware maupun software.

Baca Juga :  Saham Meta Merangkak Naik, Mark Zuckerberg Untung Besar Tahun Ini

“Apple itu mereka akan buat setelah Kemenperin mengeluarkan kebijakan baru mengenai TKDN. Jadi TKDN tidak berbasis pada hardware tapi berbasis kepada software dan ini yang direspons oleh Apple. Yang lain juga seperti honey well, HP juga menanyakan yang sama,” imbuh Airlangga. (Yuska Apitya)