alfian mujani 240ADA tiga perintah Tuhan yang meski kita perhatikan, yakni proteksi kehidupan, proteksi harta milik, dan proteksi harga diri. Dalam bahasa lain disebut dengan istilah life, property and dignity. Tiga hal ini merupakan inti dari kemaslahatan yang harus digapai dan dijaga. Tanpanya kehidupan disebut dalam kondisi bahaya.

Percuma seseorang mengklaim diri sebagai penegak syari’ah jika tak mampu menjaga harga dirinya dan harga diri orang lain, tak bisa melindungi kehidupannya dan kehidupan orang lain, tak bisa memproteksi hak miliknya sendiri dan hak milik orang lain. Menegakkan syari’ah wajib bermakna secara serius membangun dan menjaga kemasalahatan dengan cara yang maslahat. Cakupan yang lebih luas bukan hanya manusia, tapi makhluk lain di alam semesta.

Kaitan dengan hal di atas, ada kisah inspiratif dari Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang memerintahkan para pejabatnya menaburkan biji-bijian di atas gunung. Para pejabatnya bertanya, ‘’Ya amirul mu’minin, untuk apa menabur biji-bijian di atas gunung? Khalifah menjawab, “Aku takut ada burung yang mati kelaparan di negeri Islam. Bagaimana nanti pertanggungjawaban ku? Luar biasa. Inilah kepala negara yang paham esensi Islam, burungpun diperhatikan.