MENJELANG tahun baru 2017, bukan bunyi terompet yang ramai berseru di Indonesia, namun, klakson bus. Tahukah kamu hastag yang tengah ramai di twitter, bahkan menjadi perbincangan bagi para DJ Internasional, misalnya saja DJ Snake dan Zedd yang menuliskan Om telolet Om di akun Twitter-nya?


Om Telolet Om tengah menjadi viral di media sosial. Hingga saat ini sudah 357 ribu postingan di twitter mengenai Om Telolet Om. “Om telolet om” merupakan seruan anak-anak muda yang menunggu di jalan raya dengan meminta para sopir bus membunyikan klakson. Berawal dari anak-anak yang meminta  meminta bunyi klakson bus-bus yang lewat. Nah, hal ini juga sudah biasa bagi para “bus mania”, namun bagi orang umum hal ini mungkin menjadi fenomena baru.

Frasa ‘om telolet om’ yang menggemparkan jagat maya ini ternyata diadopsi untuk menyerang Presiden AS terpilih Donald Trump. Musisi elektronik DJ Snake dan Dillon Francis beberapa yang menghujani Trump dengan kata tersebut.

Akun Instagram presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump menjadi ‘tempat sampah’ baru. Ribuan komentar berisi ‘om telolet om’ tiba-tiba menyerbu akunnya.

DJ Snake dan Dillon Francis yang sebelumnya sudah mencuit di Twitter mengaku terkena ‘wabah’ dari Indonesia ini bahkan ikut-ikutan membombardir kolom komentar foto Trump.

Masih belum diketahui apa motivasi keduanya, namun yang pasti komentarnya sama seperti ribuan komentar di foto itu: ‘om telolet om’.

Sebuah foto yang memuat pose kemenangan tim Trump bertanggal 19 Desember di Florida menjadi yang paling dipenuhi pengguna Instagram yang tertular wabah ‘om telolet om’. Dilihat dari nama akunnya, mayoritas berasal dari Indonesia.

Selain foto itu, serangan pengguna Instagram dengan amunisi ‘om telolet om’ ternyata juga menggempur foto-foto Trump yang lain. Bahkan gempuran tersebut menjangkau foto Trump yang diunggah dua pekan lalu.

Perbincangan seputar ‘om telolet om’ ini merajai trending topic di Twitter untuk wilayah Indonesia. Sampai berita ini ditulis, frase om telolet om sudah diperbincangkan hingga 306 ribu kali. Angka itu jauh melebihi tagar atau topik percakapan lainnya di Twitter.

Situs tangga lagu Billboard menangkap viral yang menjangkiti sejumlah DJ tadi. Sejatinya mereka bertanya-tanya apakah arti dari frase om telolet om yang sedang digandrungi di Indonesia. Walau demikian, perbincangan seputarnya justru terus berkembang.

Presiden Joko Widodo rupanya mengikuti fenomena “om telolet om” yang menjadi trending topic di dunia maya. Menurut Jokowi, mendunianya istilah “telolet” tidak lepas dari kekuatan media sosial.  ”Ini potensi media sosial yang kita lihat,” ujarnya di Karawang International Industrial City, Jawa Barat, Jumat (23/12/2016).

Namun, di balik fenomena sosial yang telah mendunia, Jokowi menilai telolet merupakan hiburan, bahkan bagi beberapa orang sudah menjadi hobi. “Itu sebuah kesederhanaan dan kesenangan dari rakyat,” ucapnya.

Meski demikian, Jokowi berharap masyarakat yang meminta sopir bus menyalakan klakson telolet tahu batasan. “Masak, bus baru jalan dicegat di tengah. Hal seperti itu yang dilarang,” kata Jokowi.

Dalam seminggu terakhir, Indonesia mengejutkan jagat media sosial dengan frasa “om telolet om”. Ungkapan lokal ini, yang biasa dipakai para remaja untuk meminta sopir bus membunyikan klakson yang telah dimodifikasi, membuat banyak tokoh dunia bertanya-tanya.

Kepopuleran frasa tersebut, lantaran telah membanjiri media sosial, membuat DJ dunia ikut mengabadikannya dalam lagu-lagu mereka.
Namun, di tengah demam telolet, Kementerian Perhubungan meminta sopir bus tidak selalu menuruti keinginan masyarakat. Pasalnya, permintaan warga bisa membahayakan keselamatan, lantaran berada tak jauh dari badan jalan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan “om telolet om” sebagai fenomena sosial yang sifatnya sementara. Dia berkeyakinan demam om telolet om hanya akan bertahan sebulan. “Om telolet om itu fenomena sementara, ya paling sebulan selesai,” ucap Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, kemarin.

Kalla berujar, banyak fenomena-fenomena sosial yang berumur singkat. Fenomena itu muncul di masyarakat, lalu populer, dan sebulan kemudian berhenti. Dia mencontohkan demam permainan Pokemon Go yang pernah populer beberapa waktu lalu. “Sekarang masih ada ramai Pokemon enggak? Enggak lagi, kan,” tutur Kalla.

Dia mengatakan om telolet om menjadi cara anak-anak untuk populer di media sosial. Mereka meminta sopir bus memberi klakson telolet dan mengunggahnya di media sosial. “Anak-anak ingin masuk TV juga karena aneh gitu, kan. Kan keanehan, baguslah,” ucap Kalla.

Netizen Indonesia, bahkan dunia, turut memperbincangkan fenomena ini di Twitter dan Instagram. Bahkan selebritis dan DJ dunia seperti DJ Snake, Zedd, The Chainsmokers, Dillon Francis, Martin Garrix, dan Marshmello turut membahas tentang om telolet om di linimasa Twitter masing-masing.

Fenomena om telolet om bahkan menjadi trending topic urutan pertama di wilayah Indonesia sejak Rabu pagi, 21 Desember 2016. Netizen mencuitkan frasa tersebut di linimasa dengan tagar #telolet. Bahkan Hardwell ikut mengunggah video dengan aksi menekan tombol klakson dan sebuah bus tur Hardwell.(Yuska Apitya)