JAKARTA TODAY- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 8 poin terkena aksi ambil untung. Indeks jatuh di menit-menit terakhir. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di kisaran Rp 13.350 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.340.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 14,007 poin (0,26%) ke level 5.316,669 di tengah sentimen negatif pasar global dan regional. Saham-saham unggulan masih jadi incaran.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG turun 3,121 poin (0,06%) ke level 5.299,541 terkena aksi ambil untung. Saham-saham yang sudah naik tinggi mulai dilepas investor.
Posisi tertinggi yang sempat diraih IHSG ada di level 5.321,355 sebelum akhirnya jatuh ke zona merah. Tujuh sektor melemah, hanya tiga yang bertahan positif.
Menutup perdagangan, Selasa (31/1/2017), IHSG melemah 8,55 poin (0,16%) ke level 5.294,103. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 5,385 poin (0,61%) ke level 877,354.
Saham-saham tambang dan perkebunan bertahan di zona hijau. Saham-saham lapis dua yang banyak dilepas investor.
Perdagangan kemarin berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 374.800 kali dengan volume 22,8 miliar lembar saham senilai Rp 6,71 triliun. Sebanyak 157 saham naik, 149 turun, dan 115 saham stagnan.
Bursa-bursa regional sore ditutup negatif mengikuti pergerakan pasar saham global. Bursa China dan Hong Kong masih tutup dalam rangka merayakan Imlek.

Baca Juga :  Siap-siap AS Bakal Kena Resesi di Tahun 2023 Ini

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang kemarin:

Indeks Nikkei 225 anjlok 327,51 poin (1,69%) ke level 19.041,34.

Indeks Straits Times melemah 16,88 poin (0,55%) ke level 3.047,97.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Mandom (TCID) naik Rp 1.000 ke Rp 15.000, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 675 ke Rp 7.975, Bank Mayapada (MAYA) naik 600 ke Rp 3.000, dan Panin Sekuritas (PANS) naik Rp 390 ke Rp 4.000.

Baca Juga :  Bank Pembiayaan AS, Mulai Mengurangi Kredit Kendaraan

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Roda Vivatex (RDTX) turun Rp 1.850 ke Rp 8.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 15.025, Indocement (INTP) turun Rp 850ke Rp 15.050, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 525 ke Rp 21.850.(Yuska Apitya/dtk)