KITA memang tak memiliki kapasitas menilai derajat keberagamaan seseorang. Namun Rosulullah melalui hadits memberikan panduan tentang tanda-tanda keislaman seseorang yang pantas dibilang baik. Imam At-Turmudzi menjadikan hadits ini sebagai salah satu yang dianggap mewakili keseluruhan hadits. Termasuk tanda baiknya keislaman seseorang adalah meninggalkannya orang itu akan sesuatu yang tidak ada gunanya.Jangan biarkan waktu yang diberikan kepada kita, kita lewatkan begitu saja tanpa ada nilai. Lebih perlu perhatian lagi adalah jangan sampai waktu-waktu kita terisi dengan sesuatu yang mengingkari perintah Allah dan ajaran Rosulullah. Begitu banyak orang yang berjuang mendapatkan waktu lebih panjang untuk hidup, tapi tetap saja kemudian menemui ajal. Maka, janganlah kita merugi karena menyia-nyiakan waktu yang diberikan Allah.

Beberapa ulama mewariskan wasiat penggunaan waktu kepada putera-puterinya. Beberala orang tua mewariskan harta benda untuk keluarga dan keturunannya. Beberapa yang lainnya mewariskan hutang dan nama buruk kepada ahli warisnya. Alangkah bahagianya mereka yang mewariskan nama baik, amalan baik, dan nasihat baik kepada sanak keturunannya.

“Jaga waktumu, atur jadwal kegiatanmu. Inilah nasihat seorang alim untuk kita yang belum pandai mensyukuri waktu. (*)