
Peningkatan laju pertumbuhan PMA ini, kata dia, di dorong oleh investasi pada industri alat angkutan dan makanan. Sementara perlambatan laju PMDN, disebabkan oleh menurunnya investasi pada industri kimia dan makanan.
Dilihat dari lokasi sebarannya, kata dia, pangsa PMA dan PMDN terbesar disalurkan ke wilayah yang merupakan basis industri. Di antaranya, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta.
Menurut Juda, untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di Jabar, Bank Indonesi dan Pemprov Jabar telah membentuk Forum West Java Incorporated (WJI) yang telah melaksanakan berbagai program kerja di 2016.
Juda mengatakan, peningkatan investasi di Jabar berdampak pada perekonomian Jabar. Pertumbuhan ekonomi Jabar 2016 tercatat sebesar 5,67 persen atau meningkat dibandingkan 2015 yang sebesar 5,04 persen.(Yuska Apitya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















