CIBINONG TODAY –  Pimpinan DPRD menepati janjinya untuk menjajal kemampuan tiga calon direksi PDAM yang bakal dilantik April nanti, menggantikan Hadi Mulya Asmat, Cs. Ketiga calon yang direkomendasikan tim panitia seleksi ini dicecar puluhan pertanyaan seputar visi dan misi yang akan dilaksanakan, saat menjabat nanti.
“PDAM ini kan perusahaan besar dan masuk katagori sehat, berdasarkan penilaian Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Jadi harus dipimpin direksi yang memiliki kualitas mempuni baik dari segi akademik maupun pengalamannya,†kata Ketua DPRD Ade Ruhandi, Jum’at (17/3/2017).
Ade berharap, ketika resmi diangkat menjadi direksi, ketiga calon ini merupakan satu kesatuan dan harus memiliki visi dan misi yang sama, intinya ketiganya tidak boleh menjalankan agendanya masing-masing, karena kata Ade, tantangan yang dihadapi PDAM kedepan cukup berat.
“Salah satunya bagaimana menambah jumlah sambungan langsung kepada masyarakat yang belum terlayani air bersih. Nah, untuk mencapai target ini perlu kekompakan antar direksi, kalau tidak mustahil program yang dibebankan Pemerintah Kabupaten Bogor, selaku pemilik perusahaan akan tercapai,†tegasnya.
Wakil Ketua DPRD Iwan Setiawan menilai, jawaban ketiga calon direksi sifatnya masih normatif. Hal ini disebabkan, ketiga calon bersekolah dengan guru yang sama. “Bisa dibilang tidak ada gereget lah, karena baik data maupun program yang mereka janjikan tak jauh berbeda, padahal kami ingin, ada calon yang memiliki pemikiran dan misi yang lebih frontal terkait rencana pengembangan bisnis PDAM kedepan,†ungkap politisi Partai Gerindra ini.
Iwan menyatakan, seharunya dari tiga calon ini ada unsur dari luar PDAM. “Tapi masalahnya, Pansel kan tidak meloloskan satu pun, calon dari eksternal, karena ada syarat dalam Perbup, sepertinya ‘sengaja’ mempersulit langkah calon eksternal lolos kualifikasi,†katanya.
Sementara itu, Hasanudin Tahir, calon direksi peraih poin tertinggi yang akan diplot menduduki kursi direktur utama mengaku, telah mempersiapkan master plan atau rencana bisnis PDAM tiga tahun kedepan. “Dalam tiga tahun nanti, kami berupaya meningkatkan jumlah pelanggan, target utama masyarakat yang tinggal di kawasan Cibinong Raya,†ujarnya.
Penambahan sambungan baru ini kata Hasan, karena sejak sebagian aset Tirta Asasta Kota Depok, jumlah pelanggan PDAM berkurang cukup signifikan. “Ini menjadi target utama saya dan calon direksi lainnya, ketika memang diberikan kepercayaan memimpin perusahaan,†pungkasnya. (Iman R Hakim)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















