
Derita Siti ditambah dengan penyakit stroke yang ia alami tiga bulanterakhir. Siti mengaku juga telah berupaya berobat dengan menggunakan BPJS. Namun, tak diterima lantaran ia belum membayar tunggakan yang besarannya Rp1,3 juta. Saya tidfak anggup bayar kalau jumlahnya sebesar itu. Buat makan aja susah,”ya, saya ditolak berobat,” kata dia.
Tak tahan mendengar jeritannya warga ini, Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PDIP, Atty Soemadikarya, kemarin kembali mendatangi rumah Siti. “Saya tidak tega. Saya prihatin lihat kondisi rumahnya, saya harap pemkot maupun BPJS mau turun. Survei, jangan anteng-anteng atau ongkang-ongkang kaki di kantor saja!,” ketusnya.
Atty juga mendesak Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk turun dan melakukan penanganan secara serius. “Ini warga, ini nyawa, tolong jangan dimuat main-main!,” tandasnya.(Yuska Apitya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















