
Namun, beberapa analis cemas bahwa spekulan akan masuk kembali ke pasar setelah mengetahui bahwa stok minyak saat ini telah berkurang. Selain itu, data Energy Information Administration (EIA) AS menunjukkan bahwa persediaan minyak masih berada di kisaran tertingginya. Tercatat, persediaan minyak pada pekan lalu meningkat 1,57 juta barel dan membuat total stok minyak mentah AS di angka 535,5 juta barel. Di sisi lain, ekspor minyak mentah AS juga telah mencapai rekor sebesar 1,1 juta barel per hari. Sebagian besar pengiriman ditujukan bagi pasar Asia, di mana pasar minyak di wilayah ini mengetat pasca kebijakan pembatasan produksi organisasi negara-negara pengekspor minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC).
Produksi tambahan mungkin akan terjadi dalam waktu dekat. Pasalnya, proyek Syncrude di Alberta, Kanada akan kembali beroperasi pada bulan Mei mendatang setelah produksinya dihentikan akibat kebakaran. Produksi lapangan minyak itu tercatat 350 ribu barel per hari. (Yuska Apitya/reu)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















