
Jalur ini diperkirakan melayani 173.400 penumpang setiap hari. Melalui 16 set kereta, yang terdiri dari 14 set kereta operasi dan 2 kereta cadangan, total tempuh rute ini adalah 30 menit dengan jarak antar kereta 5 menit sekali.
“Selain itu, meskipun MRT Jakarta hadir sebagai salah satu instrumen yang diharapkan dapat mengurai kemacetan ibu kota, partisipasi masyarakat sangat penting untuk memperbaiki sistem transportasi Jakarta,” pungkasnya.
MRT Jakarta adalah terobosan baru bagi transportasi publik di ibu kota dan di Indonesia. Tidak hanya akan meningkatkan mobilitas, MRT Jakarta diyakini akan memberikan manfaat tambahan, seperti perbaikan kualitas udara dan solusi kemacetan, dengan adanya perubahan gaya hidup masyarakat Jabodetabek yang beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.(Yuska/dtk)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















