
“Kalau pengalaman saya waktu coba di lalu lintas Jakarta, kadang kala seolah-olah mengganggu, tiba-tiba ngerem. Tapi pada akhirnya merasa terbantu. Pada saat macet, mobil depan tiba-tiba berhenti ketika kita meleng, itu bisa membantu. Pertama dia memberikan bunyi peringatan, lalu ada tulisan brake di MID, kalau kita tidak menginjak pedal rem, itu mobil otomatis akan ngerem,” kata Boediarto.
Agar pengguna mobil tetap nyaman, mereka bisa mengatur sensitivitas sensor rem otomatis. Fitur ini juga bisa dinonaktifkan jika dirasa terlalu mengganggu. “Sensitivitas bisa disetel. Sensornya bisa far, middle, close, setelan terakhir nonaktif. Nanti di MID muncul setelan itu. Default-nya itu far, berarti sensitif banget, agak jauh sudah men-detect. Kalau mau matiin (FCM) tekan tombol agak lama. Tapi begitu mesin mati, kemudian dihidupkan lagi dia on lagi, karena ini default-nya on,” jelas Boediarto.(Yuska Apitya/dtk)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















