
Sementara itu, Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Infantri, Fransisco menjelaskan, bahwa TNI mendukung mewujudkan swasembada pangan nasional, untuk mewujudkan program tersebut maka harus dilakukan secara selektif dan analisa secara matang agar dapat meningkatkan produksi yang maksimal sehingga dapat mewujudkan ketahanan pangan dan mensejahterakan masyarakat.
“TNI akan selalu siap dilibatkan serta mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Bogor,” jelasnya. Dalam rangka membantu petani untuk percepatan tanam, dan pencapaian program swasembada pangan dituturkan adanya peningkatan indeks penanaman. Karena itulah perlu dapat target yang harus dicapai.
Dengan ini TNI AD Jajaran Kodim 0621, yang ditugaskan di wilayah Kabupaten Bogor, dan seluruh TNI AD yang ada di wilayah masing masing telah mendapat perintah untuk langsung turun kelapangan. Â Saya bersama Sekertaris dirjen kementan, Kadistan dalam rangka membantu petani untuk percepatan tanam, juga diharapkan dapat meningkatkan produktifitas lahan dan tenaga kerja untuk mempercepat dan mengefisiensi proses serta menekan biaya produksi serta pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
“Nantinya apa yang menjadi kendala para petani di lapangan kususnya petani wilayah Kabupaten Bogor. Seperti halnya Poktan Mekar di Kampung Kebun Kelapa, Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, kami TNI AD Koramil Jonggol siap membantu petani baik bantuan Alsintan Irigasi maupun benih. Ini adalah upaya TNI AD apa yang telah di perintahkan oleh pimpinan kami, dan semata mata hanya untuk membantu kesejahteraan petani di Indonesia,” pungkasnya.
Sekdirjen kementan TP, Dandim 0621,Kadistan Pasiter, Koramil Jonggol, dan  UPT Pertanian, Ketua Poktan Mekar sudah menyiapkan lahan siap tanam di Desa Singasari seluas 30 hektar dan siap tanam 40 hektar akan diolah dan selanjutnya ditanam. (Agus / Chamonk)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















