ENGIE dan Electric Vine Industries Berkolaborasi Garap Proyek 240 Juta Dollar AS Sediakan Energi Untuk 3.000 Desa di Papua

Saat ini EVI telah mengoperasikan jaringan mikro percontohan sejak Maret 2015 di Papua dan berhasil menyediakan listrik untuk 24 jam per hari selama 7 hari seminggu kepada 250 orang masyarakat sekitar sejak dua tahun terakhir. Hal ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya dimana ketersediaan listrik hanya selama tiga jam per-malam.

Dengan terpenuhinya kebutuhan listrik, bukan saja hanya mendukung kebutuhan dasar yang diperlukan masyarakat desa, namun juga memberikan peluang baru untuk mendapatkan penghasilan.

Fredrik Felle, salah satu penerima manfaat proyek ini menyampaikan, dulu hidup dalam kegelapan, tapi dengan jaringan mikro tenaga surya ini kini dapat menikmati semua energi yang dibutuhkan. “Melalui listrik dari EVI, saat ini kita bisa menggunakan kulkas sebagai mata pencaharian, khususnya dengan menjual es batu dan es krim,” tutur Fredrik.

BACA JUGA :  SPMB 2026 Kabupaten Bogor Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

Proyek ini merupakan bagian dari dukungan kami dalam mewujudkan target pemerintah untuk memenuhi 100% elektrifikasi di seluruh Indonesia pada tahun 2020. Proyek ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah terkait, dimana pelaksanaan proyek diatur oleh Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 38 Tahun 2016 mengenai Percepatan Elektrifikasi di Pedesaan Belum Berkembang, Terpencil, Perbatasan dan Pulau Kecil Berpenduduk melalui Pelaksanaan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Skala Kecil.

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

Saat ini, Papua memiliki rasio elektrifikasi terendah bila dibandingkan dengan propinsi lain di Indonesia. Proyek kemitraan ini menujukkan komitmen ENGIE dalam berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia melalui akses energi berkelanjutan dan elektrifikasi pedesaan. Saat ini ENGIE juga telah memulai pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi suhu tinggi di Muara Laboh, yang merupakan proyek terbarukan ENGIE Group pertama di Indonesia dan juga pertama di dunia. (Iman R Hakim /*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================