
“Ini semua bisa dilakukan dengan meningkatkan efisiensi layanan ke masing-masing individu lewat GrabTaxi dan GrabCar. Juga dengan memaksimalkan Grabshare dan GrabHitch,” jelas Lim.
Ia juga mengatakan, layanan Grab di Singapura merupakan layanan pertama yang disetujui oleh pemerintah negeri Singa itu melalui kerja sama dengan lima operator taksi.
Pengendara Grab di Singapura sendiri mendapatkan bagian 10 persen dari harga yang ditawarkan, Malaysia 48 persen, Vietnam 55 persen, Thailand 19 persen, Indonesia 34 persen, dan Filipina 35 persen.(Yuska Apitya/dtk)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================













