Investasi Grab Pecahkan Rekor Sejagad ASEAN

“Dengan dukungan mereka, Grab akan menjadi pemimpin pasar yang tak terbantahkan di industri ride-sharing, dan membangun GrabPay sebagai solusi pembayaran pilihan utama bagi masyarakat Asia Tenggara,” ucap Anthony Tan dalam siaran pers yang diterima BOGOR TODAY, tertanggal Senin (24/7).

Perlu diketahui Didi Chuxing adalah layanan teknologi transportasi asal China yang berhasil menyingkirkan Uber dari kompetisi ride sharing di Tirai Bambu. Didi malah membeli layanan Uber tersebut di China. Sementara Softbank adalah perusahaan internet dan telekomunikasi asal Jepang yang kerap berinvestasi ke Grab. “Dengan mempererat kemitraan strategis kami, Didi dan Grab menegaskan kembali komitmen bersama kami untuk berinvoasi pada solusi-solusi lokal terhadap tantangan pembangunan perkotaan global dari pasar dengan pertmbuhan tercepat di dunia,” jelas Cheng Wei, CEO Didi.

BACA JUGA :  Ngaku Lapar, Badut Jalanan Gasak Dompet PKL Cileungsi 

Senada dengan Didi, Softbank menyatakan pihaknya terus mempererat kemitraan. Masayoshi Son, CEO Softbank, percaya Grab sebagai perusahaan teknologi yang menjanjikan di Asia Tenggara. Bagi Softbank, investasi ke Grab bukanlah hal baru. September lalu, Softbank memimpin putaraan pendanaan kepada Grab dengan nilai investasi  US$750 juta atau setara Rp10 triliun. Dengan investasi terbaru ini, Grab menegaskan posisinya sebagai pemimpin perusahaan teknologi di Asia Tenggara, meninggalkan Gojek. Namun angka investasi ini masih setengah dari investasi yang diperoleh Uber senilai US$8,81 milyar.(Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================