Siapa Biong Lelang Proyek RSUD Kota Bogor?

Komisi C juga mendorong anggaran gagal lelang itu untuk kembali di anggarakan pada 2018 dengan percepatan lelang pada bulan November 2017. Jadi ketika penyusunan RAPBD 2018 dibahas dan disetujui, pihak usser bisa langsung mengajukan pelelangan ke ULP, sehingga awal 2018 sudah bisa ada pemenangnya.

Hasil klarifikasi dengan RSUD dan ULP, lanjut politisi PDI Perjuangan ini, tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam proses lelang itu, dan gagal lelang yang dilakukan ULP sudah berproses sesuai aturan. Sistem pelelangan yang digunakan oleh ULP adalah sistem meried poin. Jadi ada sistem dua sampul, diantaranya sampul pertama administrasi dan teknia dan sampul kedua penawaran harga, jadi proses lelang kemarin belum masuk kedalam sampul kedua tetapi sudah gagal lelang.

BACA JUGA :  Waspadai Tanda-Tanda Korsleting Listrik di Rumah, Kenali Gejalanya Sebelum Terjadi Kebakaran

“Komisi C menekankan kepada seluruh SKPD pada eselon 3, wajib mempunyai seritifikasi PPK, dan wajib menjadi PPK di SKPD masing masing dalam kegiatan pembangunan. Karena apabila tidak ada PPK, akan menghambat proses penyerapan anggaran di SKPD tersebut,” tandasnya.

BACA JUGA :  7 Cara Menghadapi Orang Toksik Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental

Terpisah, Dirut RSUD Dewi Baslamah, mengatakan, sambil menunggu proses lelang berikutnya, maka RSUD akan memfungsikan dan merehab ruangan ruangan yang memiliki bed tidak berfungsi. Jumlah bed yang akan direhab sebanyak 75 bed dengan me ggunakan dana BLUD.

“Karena gagal lelang, kita akan memfungsikan kembali ruangan ruangan yang belum berfungsi optimal, akan dilakukan rehab pada bed yang ada ruangan ruangan tersebut. Hal itu untuk meningkatkan pelayanan kami,” singkatnya.(Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================